Mahasiswa di Malang Nyambi Tanam Ganja di Kosnya

Mahasiswa di Malang Nyambi Tanam Ganja di Kosnya

Terbaiknews - MalangIDN Times - Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Malang berinisial EFN (27)...

Malang, IDN Times - Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Malang berinisial EFN (27) harus berurusan dengan polisi. Pria asal Lamongan tersebut ditangkap polisi karena kedapatan menyimpan menanam ganja di kosnya di kawasan Dinoyo Kota Malang.

Hal itu terungkap setelah ada warga yang mengetahui aktifitas EFN. Kemudian warga tersebut melaporkan apa yang dilakukan EFN kepada polisi. Pasca menerima laporan, polisi langsung melakukan penangkapan kepada yang bersangkutan pada Minggu (26/7/2020).

1.ÂTemukan beberapa sekam yang siap ditanami

Mahasiswa di Malang Nyambi Tanam Ganja di KosnyaKapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat rilis tanam ganja. IDN Times/ Alfi Ramadana

Dari tangan tersangka, polisi menyita satu botol kecil bibit ganja siap tanam. Lalu ada satu tanaman ganja yang sudah tumbuh setinggi 30 cm di sebuah pot. Tanaman tersebut disembunyikan tersangka di balik dari kos yang ditempati EFN. Selain satu pot kecil tumbuhan ganja tersebut, polisi juga menemukan beberapa pot berisi sekam yang siap ditanami.

"Oleh pelaku tanaman ganja ini disembunyikan dibalik kosnya. Tetapi di dalam kamarnya juga ada bibit ganja siap tanam," papar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Kamis (30/7/2020).

2.ÂUntuk dikonsumsi sendiri

Mahasiswa di Malang Nyambi Tanam Ganja di KosnyaPelaku mahasiswa menanam ganja saat ini ditahan di Polresta Malang Kota. IDN Times/ Alfi Ramadana

Kepada polisi, EFN mengakui bahwa tanaman tersebut ditanam untuk konsumsi sendiri. Saat pertama kali dibeli tanaman yang berada di pot masih setinggi 10 cm saja. Setelah dirawat selama dua bulan tinggi pohon ganja tersebut sudah mencapai 30 cm. Namun, belum sempat yang bersangkutan menjadikan ganja tersebut sebagai barang konsumsi, polisi sudah menangkap yang bersangkutan.

"Ngakunya untuk dikonsumsi sendiri dan baru dua bulan terakhir menanam ganja," imbuhnya.

3.ÂBeli tanaman dan bibit ganja dari teman

Mahasiswa di Malang Nyambi Tanam Ganja di KosnyaPelaku terancam hukuman 12 tahun penjara karena menanam pohon ganja. IDN Times/ Alfi Ramadana

Sementara itu, EFN mengakui mendapatkan barang tersebut dari seorang teman yang ia temui di sebuah warung kopi. Saat itu, yang bersangkutan menawarkan tanaman ganja yang sudah tumbuh tersebut seharga Rp 300 ribu. Kemudian yang bersangkutan juga menawarkan bibit ganja seharga Rp 100 ribu. Saat ini penjual bibit tersebut masih dalam pengejaran pihak kepolisian Polresta Malang Kota.

"Selama ini belum sempat saya pakai juga. Menanamnya baru sekitar dua bulan," kata EFN.

4.ÂTerancam hukuman 12 tahun penjara

Mahasiswa di Malang Nyambi Tanam Ganja di KosnyaPolisi menunjukkan barang bukti pohon ganja yang ditanam EFN. IDN Times/Alfi Ramadana

Atas kejadian tersebut, EFN dikenakan pasal 111 ayat 1, Undang-undang no 35 tahun 2009. Ancaman hukuman yang diberikan kepada pelaku adalah 12 tahun penjara. Saat ini pelaku masih diperiksan untuk mencari tahu kemungkinan ada pihak lain yang terlibat dalam upaya menanam pohon ganja tersebut.

"Satu pelaku lain yang menjual bibit ini masih kami lakukan pengejaran," pungkasnya.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.