[KLARIFIKASI] Vaksin Covid-19 AstraZeneca Disebut Gunakan Jaringan Janin Aborsi

[KLARIFIKASI] Vaksin Covid-19 AstraZeneca Disebut Gunakan Jaringan Janin Aborsi

Terbaiknews - klarifikasi!Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh iniada yang perlu diluruskan terkait...
[KLARIFIKASI] Vaksin Covid-19 AstraZeneca Disebut Gunakan Jaringan Janin Aborsi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Tersiar informasi di media sosial bahwa vaksin virus Covid-19 AstraZeneca mengandung jaringan dari janin manusia yang diaborsi atau MRC-5.

Informasi itu keliru.

Juru bicara AstraZeneca mengonfirmasi bahwa perusahaan tidak menggunakan sel MRC-5 dalam pengembangan vaksinnya.

Sel yang digunakan AstraZeneca saat ini dalam memproduksi vaksin Covid-19 yakni kloning sel TREX 293 Ginjal Embrio Manusia yang berasal dari tahun 1973, bukan jaringan janin asli.

Narasi yang Beredar

Akun Facebook Yustinus Tapobali pada Kamis (19/11/2020) menulis status bahwa vaksin virus AstraZeneca mengandung jaringan janin manusia yang diaborsi.

Beredar pula narasi yang sama, tetapi menjelaskan lebih rinci kandungan sel manusia MRC-5 dan A549 dalam vaksin AstraZeneca. Salah satunya diedarkan Mohamed Ali. Berikut nukilan statusnya pada Rabu (18/11/2020):

"3. Mereka menggunakan 2 sel manusia untuk membiakkan virus. Virus perlu dibiakkan so mereka boleh masukkan ke dalam berbillion vaksin, so sel yg sesuai adalah sel manusia, iaitu yg diberi nama MRC-5 dan A549. Sel apa tu? Okay google pula apa itu MRC-5 dan A549.
4. A549 ni adalah sel paru-paru manusia yg dibekukan dan boleh dibeli di internet. Tempat menjual sel2 mcm ni ada dalam website ATTC. Sel ini diambil oleh badan seorang lelaki berumur 58 tahun yg mempunyai penyakit carcinoma (kanser)????
*Paru2 ini hendaklah diambil dalam keadaan yg hidup, maksudnya bukan diambil drp org yg dah mati. Okay ni org dewasa, dah dpt consent drp empunya badan so takpa lah. Kita tgk apa itu MRC-5 pulak.
5. MRC-5 adalah sel paru-paru janin dalam perut yg berumur 14 minggu. So maksudnya dia keluarkan janin hidup2 untuk dibedah dan diambil paru2nya. Paru2 ini diambil pd tahun 1966. Paru-paru janin ni bukan hanya 1 janin ya, banyak janin digugurkan dgn cara yg sama sehingga jumpa paru2 yg sesuai utk virus dibiakkan, termasuk virus covid."

[KLARIFIKASI] Vaksin Covid-19 AstraZeneca Disebut Gunakan Jaringan Janin AborsiFacebook Status Facebook keliru soal kandungan jaringan janin aboris dalam vaksin Covid-19.

Akun Facebook Firdaus Hassim pada Kamis (19/11/2020) juga melayangkan narasi yang sama.

Penjelasan

Dilansir dari AP, juru bicara AstraZeneca mengonfirmasi bahwa perusahaan tidak menggunakan sel MRC-5 dalam pengembangan vaksinnya.

Sel MRC-5 dikenal sebagai garis sel yang diabadikan, yang dapat bereproduksi tanpa batas. Garis sel itu digunakan dalam produksi vaksin untuk menumbuhkan virus agar tidak mereplikasi.