Kenang Mantan Ketum HMI Penumpang Sriwijaya Air, Yudi Purnomo: Beliau Aktivis yang Peduli Isu Korupsi

Kenang Mantan Ketum HMI Penumpang Sriwijaya Air, Yudi Purnomo: Beliau Aktivis yang Peduli Isu Korupsi

Terbaiknews - - Ketua Wadah Pegawai Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo turut bersedih setelah...

, - Ketua Wadah Pegawai Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo turut bersedih setelah mendapat kabar mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Mulyadi Tamsir menjadi salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang diduga jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Yudi mengatakan, Mulyadi merupakan seorang aktivis muda yang peduli terhadap isu-isu pemberantasan korupsi.

"Saya kenal lama sejak beliau menjadi Sekjen PB HMI dan merupakan aktivis muda yang peduli terhadap isu-isu pemberantasan korupsi," kata Yudi dalam keterangan tertulis, Senin (11/1/2021).

Profil Mulyadi Tamsir, Eks Ketum PB HMI di Daftar Penumpang Sriwijaya Air SJ 182

Yudi mengatakan, Mulyadi beberapa kali datang ke Kantor KPK untuk mendukung KPK dan berdiskusi tentang pemberantasan korupsi.

Tradisi itu berlanjut ketika Mulyadi menjabat sebagai Ketua Umum PB HMI.

"Saya sudah 4 tahunan tidak bertemu dan berkomunikasi dengan pemuda yang ramah dan murah senyum ini. Namun dari pemberitaan saya membaca kiprah beliau dalam dunia pergerakan di Indonesia," ujar Yudi.

Ia pun berharap ada keajaiban atas peristiwa tersebut. Namun, jika tidak, Yudi yakin hal tersebut merupakan jalan terbaik.

"Mas Mulyadi telah menorehkan tinta sejarah dalam pergerakan kaum muda di Indonesia. Selamat jalan Mas, namamu abadi. Indonesia kehilangan salah satu pemuda terbaiknya," kata Yudi.

Mantan Ketua Umum PB HMI dan Keluarga Jadi Penumpang Sriwijaya Air yang Jatuh

Ketua Umum PB HMI 2016-2018 Mulyadi Tamsir masuk dalam daftar penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang diduga jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Mulyadi berada di dalam pesawat bersama istri, mertua, dan satu anaknya ketika akan pulang ke kampung halamannya di Sintang, Kalimantan Barat.

Dugaan Mulyadi menjadi salah satu korban pesawat SJ 182 diperkuat pengakuan salah satu kerabatnya, Arya Kharisma Hardy.

"Sebelum maghrib saya dapat kabar, saya pastikan kepada teman-teman untuk mencari kepastian yang benar-benar valid, bahwa benar empat kerabat saya itu memang menjadi penumpang," ujar Arya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu.

Hingga saat ini, memang belum ada kepastian atau konfirmasi resmi dari pemerintah terkait korban dari kecelakaan pesawat itu.