Kemenhan Sebut Aliran Dana ke Rekening Pribadi Bukan Temuan Baru

Kemenhan Sebut Aliran Dana ke Rekening Pribadi Bukan Temuan Baru

Terbaiknews - ILUSTRASI: Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri rapat pimpinan Kementerian Pertahanan 2020 (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

– Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tengah diterpa isu miring temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang menyebut banyak aliran dana kementerian dikirim ke rekening pribadi. Belakangan diketahui uang tersebut mengalir ke rekening para Atase Pertahanan yang berdinas di luar negeri.

Sekretaris Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenhan Dwi Mastono mengatakan, temuan seperti ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Sebab Atase Pertahanan sering membutuhkan transfer dana cepat untuk kepentingan tugas. “Temuan rekening pribadi ini adalah temuan berulang, yang selalu kita temukan,” kata Dwi di Gedung Kemenhan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7).

Dwi menjelaskan, rekening pribadi yang dimaksud dalam hal ini adalah rekening atas nama pejabat Atase Pertahanan. Rekening itu pun digunakan hanya untuk kepentingan dinas, dan tidak digunakan untuk kegiatan lain di luar tugas.

Apabila nantinya pejabat Atase Pertahanan tersebut sudah tidak bertugas, maka sisa uang di dalam rekeningnya akan dialihkan kepada pejabat penggantinya. Sehingga pengelolaannya bisa dilakukan transparan.

“Mekanisme begitu, supaya tidak campur aduk bahwa yang dimaksud rekening pribadi adalah rekening yang namanya pakai nama pejabat,” jelasnya.

Diketahui, berdasarkan temuan BPK, Kementerian Pertahanan tercatat menjadi lembaga dengan aliran dana APBN ke rekening pribadi terbanyak pada audit keuangan 2019. Total aliran dana tersebut mencapai Rp 48,1 miliar.