Kemendagri Minta Jajarannya Bersinergi Antisipasti Berbagai Bencana

Kemendagri Minta Jajarannya Bersinergi Antisipasti Berbagai Bencana

Terbaiknews - ILUSTRASI: Pejalan kaki melintas di bawah guyuran hujan di kawasan KuninganJakartaKamis (9/1/2019). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Dirjen Otonomi Daerah (Dirjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik, meminta seluruh jajarannya untuk bersinergi bersama masyarakat dalam mengantisipasi bencana. Hal ini menindaklanjuti arahan dari Mendagri Tito Karnavian terkait surat edaran antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana untuk kepala daerah seluruh Indonesia.

“Kami ingatkan saat ini musim hujan, tentunya penting bagi kita sebagai mahluk sosial untuk bersinergi bersama tetangga-tetangga, juga masyarakat, lingkungan sosial kita untuk mengantisipasi berbagai dampak yang terjadi,” kata Akmal dalam keterangannya, Senin (13/1).

Akmal juga meminta jajaran Kemendagri untuk mempersiapkan diri agar bencana tak menimpa lingkungan serta masyarakat sekitar.

“Kita juga melihat di media, bagaimana kejadian bencana luar biasa, dan tentunya kita harus mempersiapkan langkah-langkah agar bencana tidak menimpa diri kita, keluarga, serta masyarakat sekitar kita” jelas Akmal.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan surat edaran antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana untuk kepala daerah seluruh Indonesia. Surat edaran tertanggal 7 Januari 2020 ditujukan bagi Gubernur dengan Nomor 360/132/SJ, dan kepada Bupati/Walikota dengan Nomor 360/131/SJ.

â&;&;Edaran dikeluarkan untuk menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri Nomor 360/14279/SJ tanggal 30 Desember 2019 mengenai antisipasi menghadapi gerakan tanah, tanah longsor dan banjir serta adanya informasi terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait waspada potensi cuaca ekstrem,” kata Tito dalam keterangannya, Selasa (7/1).

Tito menyampaikan, kepala daerah diminta untuk melakukan langkah-langkah strategis terkait penanganan cuaca ekstrem. Langkah-langkah tersebut dapat dilakukan dengan membentuk posko kesiapsiagaan.

“Pemerintah daerah melakukan pemantauan secara cermat terhadap informasi cuaca atau peringatan dini dari BMKG, BNPB dan PVMBG untuk mengetahui perkembangan situasi terkini,” ucap Tito.

Selain itu, Tito meminta seluruh aparatur pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi dengan TNl, POLRI dan instansi vertikal di daerah serta relawan siaga bencana dan unsur masyarakat lainnya.

“Kepala daerah diminta menyiapkan sarana dan prasararna yang diperlukan dalam rangka siaga banjir maupun longsor dan risiko akibat bencana lainnya,” tukas Tito.

Source : https://www.jawapos.com/nasional/13/01/2020/kemendagri-minta-jajarannya-bersinergi-antisipasti-berbagai-bencana/