Kejutan Besar Balapan Basah, Petrucci Juara, Alex Marquez Finis Kedua

Kejutan Besar Balapan Basah, Petrucci Juara, Alex Marquez Finis Kedua

Terbaiknews - Pembalap Ducati Danilo Petrucci menjadi juara GP Prancis 2020 di Le Mans. (JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP)

JawaPos.com-Danilo Petrucci menjadi juara MotoGP Prancis 2020 di Le Mans. Alex Marquez secara mengejutkan finis kedua. Sementara itu, Pol Espargaro dari KTM naik ke podium ketiga.

Balapan dimulai dalam kondisi basah. Hujan deras turun di Le Mans. Start sampai harus ditunda selama sepuluh menit. Ini adalah balapan basah pertama sejak GP Valencia pada 2018.

Pada lap pertama, para pembalap Ducati langsung melesat. Jack Miller (Pramac Racing) dan duo tim pabrikan Ducati Danilo Petrucci serta Andrea Dovizioso memimpin di depan.

Sementara itu, para pemain Yamaha yang mendominasi saat kualifikasi langsung melorot. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) mengalami nasib nahas. Balapan baru berlangsung satu lap, mereka langsung terdepak keluar dari posisi 16 besar.

Sementara itu, peraih pole position dan pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo juga kedodoran. Saat balapan menyisakan 14 lap, pembalap Petronas Yamaha itu juga masih berada di posisi ke-11.

Posisi trio Ducati yakni Petrucci, Dovizioso, dan Miller masih mendominasi saat balapan kurang 13 lap lagi. Pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins terus membayangi mereka dengan konsisten berada di posisi keempat.

Saat balapan kurang delapan lap lagi, Miller malah keluar trek. Motornya mengalami masalah teknis. Yang juga nahas adalah nasib Rins. Berada di posisi kedua pasca keluarnya Miller, dia malah terjatuh, tepat satu lap kemudian langsung di tikungan pertama.

Kondisi ini membuat rookie Repsol Honda Alex Marquez menyodok ke peringkat ketiga. Bahkan saat, balapan menyisakan tiga lap, dia melesat ke peringkat kedua.

Inilah kemenangan dan podium pertama Petrucci pada musim ini. Bahkan, bagi Ducati ini adalah kemenangan perdana di Le Mans.

Bagi Alex Marquez ini adalah kebangkitkan luar biasa. Padahal dalam enam dari delapan balapan terakhir, Alex terus berada di luar 10 besar.