Kak Seto Resah Anak-anak Fasih Nyanyi Lagu-lagu Cinta dan Patah Hati

Kak Seto Resah Anak-anak Fasih Nyanyi Lagu-lagu Cinta dan Patah Hati

Terbaiknews - Ketua Umum LPAI Seto Mulyani (Kak Seto). (istimewa)

– Pemerhati anak Seto Mulyadi menyambut positif kehadiran Bintang Kecil, sebuah aplikasi yang khusus dibuat untuk menyediakan lagu-lagu anak. Sebagai bentuk dukungan, lelaki yang akrab disapa Kak Seto itu pun hadir dalam acara peluncuran aplikasi ini, Sabtu (30/1).

Bintang Kecil dibuat oleh Melia Lustojoputro bersama rekannya bernama CMO Wenny Sipota Adipati Paputungan. Aplikasi ini muncul dilatarbelakangi oleh minimnya perhatian pada lagu-lagu anak sejak beberapa tahun belakangan.

Dibuktikan lagu-lagu anak mulai jarang diproduksi dan anak-anak banyak menyanyikan lagu-lagu dewasa. Mereka pun lantas kepikiran membuatkan aplikasi khusus sebagai wadah yang dapat menaungi lagu-lagu anak.

Di awal peluncurannya, aplikasi ini sudah menampung setidaknya 600-an lagu anak. Diharapkan ke depannya akan terus bertambah dengan adanya wadah khusus untuk lagu-lagu anak.

Kak Seto yang juga Ketua Umum LPAI memberikan dukungan penuh hadirnya Bintang Kecil karena merasakan keprihatinan yang sama. Saat ini anak-anak lebih mengenal dan sering menyanyikan lagu-lagu dewasa, yang temanya tidak sesuai dengan perkembangan usia mereka.

“Anak-anak kita menyanyikan lagu tentang patah hati, perselingkuhan, jatuh cinta. Kemudian berjoget dengan gaya yang kurang pantas untuk usia mereka,” kata Kak Seto dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com Kamis (4/2).

Kak Seto menaruh harapan agar aplikasi ini bisa terus berkembang dan meng-update lagu-lagu anak. Supaya industri musik anak bisa lebih bergairah lagi ke depannya, para pencipta lagu anak jadi lebih termotivasi berkarya.

“Jadi tidak ada lagi perkataan, aduh sulit mencari lagu anak-anak Indonesia yang asik dan up to date. Dan untuk para pencipta lagu anak-anak, sekarang sudah ada wadah untuk Anda semua berkarya menciptakan lagu-lagu terbaik yang bersifat positif dan edukatif demi pengembangan karakter anak-anak Indonesia,” paparnya.

Kak Seto juga mengungkapkan, dirinya sudah sering mendampingi anak-anak yang tumbuh dalam nuansa kekerasan atau bahkan anak melakukan tindakan kekerasan. Menurutnya, sebagian besar penyebabnya karena pertumbuhan karakter dan watak yang kurang baik, yang diciptakan oleh lingkungan dengan mental kurang sehat.

“Oleh sebab itu, kita semua bertanggung jawab untuk membawa mereka kembali ke dunia mereka yang indah, dunia yang sesungguhnya, tumbuh dan berkembang sesuai usia mereka, akar dan watak bangsa ini tempat mereka berpijak yang sesungguhnya,” papar Kak Seto.