Jokowi: Ekosistem Logistik Nasional Belum Efisien Dari Sisi Waktu dan Biaya

Jokowi: Ekosistem Logistik Nasional Belum Efisien Dari Sisi Waktu dan Biaya

Terbaiknews - Keterangan Pers Presiden RI Joko Widodo di Istana BogorSenin (16/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas melalui telekonferensi bersama sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju, Rabu (18/3/2020).

Dalam rapat terbatas tersebut Jokowi menyampaikan saat ini persoalan ekosistem logistik nasional belum sepenuhnya memadai dan menjadi salah satu hambatan bagi peningkatan daya saing Indonesia.

"Data yang saya miliki memperlihatkan bahwa Logistics Performance Index negara kita di tahun 2018 berada di peringkat ke-46," ujar Jokowi dikutip dari Sekretariat Presiden.

Beberapa negara lain yang berada di atas Indonesia di antaranya Singapura, Tiongkok, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan India.

Sama halnya dengan kondisi yang tergambar dalam Indeks Trading Across Borders yang mencatat waktu dan biaya terkait dengan tiga rangkaian prosedur, yakni kepatuhan perbatasan, pemenuhan dokumen, dan transportasi domestik dalam keseluruhan proses ekspor dan impor barang yang masih belum mengalami peningkatan berarti.

Hal itu berpengaruh terhadap proses kemudahan berusaha di Indonesia.

"Kita masih stagnan di peringkat ke-116. Masalahnya di mana? Saya melihat masalahnya ada di ekosistem logistik nasional kita yang belum efisien dari sisi waktu maupun dari sisi biaya," kata Jokowi.

Minta diturunkan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menterinya untuk menurunkan biaya pengiriman logistik antar-wilayah.