Jelang Perebutan Juara Dunia, Fury Rendam Tangan di Cairan Bensin

Jelang Perebutan Juara Dunia, Fury Rendam Tangan di Cairan Bensin

Terbaiknews - Tyson Fury (kanan) akan melawan Deontay Wilder di MGM Grand Garden ArenaLas VegasNevadaAmerika Serikat pada 22 Februari 2020. (boxingghana/twitter)

JawaPos.com-Pertarungan besar untuk memperebutan gelar juara dunia kelas berat WBC akan tergelar pada akhir bulan ini. Tepatnya pada 22 Februari saat Tyson Fury berhadapan dengan sang pemegang sabuk juara Deontay Wilder di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

Kedua petarung sudah mempersiapkan diri dengan sangat keras. Juga dengan cara unik. Misalnya apa yang dilakukan oleh Fury. Petinju Inggris berusia 31 tahun itu mengaku bahwa setiap hari dia merendam tangannya dalam cairan bensin sampai menjelang hari pertarungan.

Petinju berjuluk The Gypsy King tersebut mengatakan bakal mengincar rekor sempurna. Sejauh ini, Fury memang tidak terkalahkan dalam 30 pertarungan (29-1-0). Selain itu, Fury berambisi untuk mengalahkan Wilder dalam kesempatan kedua.

Pada pertarungan pertama keduanya pada 1 Desember 2018 di Staples Center, Los Angeles, hasil laga Fury kontra Wilder berakhir imbang. Itulah satu-satu nonkemenangan yang dibukukan Fury sepanjang karir profesionalnya sejak 2008.

Dalam 29 pertarungan lainnya, Fury selalu menang dengan mencatat 20 kali KO.

Pada 28 November 2015, Fury mengalahkan petarung Ukraina Wladimir Klitschko untuk merebut sabuk juara kelas berat WBA (Super), IBF, WBO, IBO, dan The Ring.

Namun, setahun kemudian semua gelar itu dilucuti karena Fury gagal lolos tes doping. Dia terbukti memakai kokain dan juga mengalami gangguan mental. Lembaga kontrol tinju Inggris mencabut lisensi bertinju Fury.

Fury akhirnya kembali pada 2018 dan sampai sekarang sudah menjalani lima pertarungan. Empat dia menangkan. Sedangkan satu melawan Wilder berakhir draw.

â&;&;Saya berbicara dengan legenda pertarungan bare-knuckle. Dia dijuluki Big Joe Joyce,â&;&;â&;&; kata Fury kepada Daily Metro. â&;&;Dia mengatakan kepada saya untuk merendam tangan di bensin. Tujuannya agar tangan saya menjadi lebih keras. Jadi untuk mempersiapkan diri jelang pertarungan ini, saya akan merendam tangan saya di dalam cairan bensin selama lima menit setiap hari. Terutama dalam tiga sampai empat pekan pada masa training camp. Ya agar tangan saya lebih kuat,â&;&;â&;&; ujar petinju bertinggi 206 cm tersebut.

Fury menambahkan bahwa dia akan sangat serius jelang pertarungan ini. Fury masih sakit hati karena gagal mengalahkan Wilder dua tahun lalu. Dia merasa layak menang dalam laga itu. Wilder, tambahnya, berhasil meraih hasil imbang hanya semata karena keputusan juri.

Jadi, agar gagal menang itu tidak kembali terjadi, Fury merambisi untuk memukul KO Wilder. â&;&;Saya tidak datang dalam pertarungan itu untuk kemenangan poin. Saya sudah sering menang poin, sembilan kali. Jadi saya datang ke sini untuk menang KO,â&;&;â&;&; ucapnya.

Karena alasan itulah, Wilder memutuskan berpisah dengan pelatihnya Ben Davison dan menyewa jasa pelatih dari Detroit, Amerika Serikat, bernama Sugar Hill Steward.

â&;&;Kalau saya tidak mau menang KO, saya masih akan mempertahankan Ben Davison dan terus berlatih gaya herky-jerky miliknya,â&;&; tambahnya.