Indonesia Harus Belajar dari Thailand Turunkan Kasus Covid-19

Indonesia Harus Belajar dari Thailand Turunkan Kasus Covid-19

Terbaiknews - Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (Dok Satgas Covid-19)

– Satuan Tugas Covid-19 menyoroti kepatuhan protokol kesehatan yang dilakukan oleh negara lain dengan disiplin. Salah satunya Thailand. Negara Gajah Putih tersebut merupakan negara pertama di luar Tiongkok yang melaporkan adanya kasus positif Covid-19. Namun, Thailand merespons dengan melibatkan seluruh masyarakatnya.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Maka pihaknya meminta kepada siapapun untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah sebagai upaya pencegahan dan perlindungan kepada masyarakat dari penularan Covid-19.

“Kami juga meminta kepada pemerintah dan satgas daerah dan aparat penegak hukum untuk menegakan disiplin dan menindak tegas siapapun yang melanggar protkes tanpa pandang bulu,” tururnya dalam konferensi pers, Selasa (17/11).

  • MCCC: Penanganan Covid-19 di Indonesia Makin Menantang

“Langkah penanganan seperti ini sudah berhasil dijalankan Thailand yang diapresiasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” tuturnya.

Prof Wiku menyebut Thailand hanya memiliki 4 ribu kasus dan hanya 60 korban jiwa walaupun jumlah penduduknya 70 juta. Thailand, kata dia, berkomitmen lakukan investasi di bidang kesehatan selama 40 tahun dan membangun jaringan tenaga kesehatan di desa yang berperan sebagai mata dan telinga sistem kesehatan masyarakat.

“Berbagai hal yang dilakukan Thailand dan negara lain dapat menjadi pelajaran upaya penanganan Covid-19 Indonesia,” katanya.

Prof Wiku menambahkan walaupun selama 8 bulan ini pengendalian sudah cukup baik, namun protokol kesehatan harus terus ditingkatkan. “Bisa ditingkatkan apabila ada kerja sama erat pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam kampanyekan protokol dan tingkatkan testing, tracing, dan treatment (3T),” katanya.

Saksikan video menarik berikut ini: