Hukuman Idrus Marham Dikurangi, Pengacara Sebut Seharusnya Bebas

Hukuman Idrus Marham Dikurangi, Pengacara Sebut Seharusnya Bebas

Terbaiknews - - Penasihat hukum mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus MarhamSamsul Huda,...

, - Penasihat hukum mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Samsul Huda, mengapresiasi putusan Mahkamah Agung ( MA) yang mengabulkan kasasi kliennya dengan mengurangi hukuman menjadi dua tahun penjara.

Adapun, Idrus terjerat dalam kasus suap terkait kesepakatan terkait proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1.

"Kami senang dan menghormati majelis kasasi dengan dikabulkannya upaya hukum kasasi saudara Idrus Marham menjadi 2 tahun, meskipun kami berharap saudara Idrus Marham dapat diputus bebas atau lepas dari tuntutan," kata Samsul dalam keterangan tertulis, Selasa (3/12/2019).

MA Kurangi Hukuman Idrus Marham Jadi Dua Tahun

Menurut Samsul, seharusnya Idrus diputus bebas karena tidak tahu menahu soal proyek PLTU Riau-1. Ia melihat nama kliennya hanya dicatut mantan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih demi mendapatkan commitment fee.

"Fakta persidangan jelas bahwa proyek ini sudah diatur oleh orang lain. Idrus Marham juga sama sekali tidak tahu terjadi suap menyuap dalam proyek tersebut," kata dia.

Di sisi lain, Samsul mengatakan tim penasihat hukum masih menunggu salinan resmi putusan kasasi atas kliennya.

"Sampai saat ini kami tim penasihat hukum belum mendapatkan petikan atau salinan resmi putusan kasasi klien kami," ujar dia.

MA menjatuhkan pidana kepada Idrus dengan pidana penjara menjadi 2 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

Pada tingkat pertama, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara.

Saat itu Idrus diwajibkan membayar denda Rp 150 juta subsider 2 bulan kurungan.

Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat hukuman Idrus Marham menjadi 5 tahun penjara.

Source : https://nasional.kompas.com/read/2019/12/04/07223231/hukuman-idrus-marham-dikurangi-pengacara-sebut-seharusnya-bebas