Eropa Segera Cabut Hukuman 737 Max, Diizinkan Terbang Tahun Depan

Eropa Segera Cabut Hukuman 737 Max, Diizinkan Terbang Tahun Depan

Terbaiknews - DAPAT IZIN: Boeing tipe 737 Max terparkir di fasilitas produksi perusahaan di RentonWashington (18/11). Pesawat 737 Max dilarang sejak Maret 2019 setelah kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia (David Ryder/AFP)

– Boeing mendapatkan kabar baik tahun ini. European Union Aviation Safety Agency (EASA) menyatakan siap memberikan izin terbang pada Boeing 737 Max tahun depan.

Direktur Eksekutif EASA Patrick Ky mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan tes keselamatan terhadap pesawat 737 Max versi terbaru. Hasilnya, pesawat itu disimpulkan memenuhi semua standar keamanan. Termasuk untuk 27 anggota Uni Eropa dan 4 negara lain yang diwakili lembaga tersebut.

”Kali ini kami melakukan tes sendiri secara menyeluruh. Keputusan resmi mungkin turun pada Januari nanti,” ungkapnya.

Ky menjelaskan, waktu bagi 92 pesawat yang kini di-grounded bergantung kepada maskapai masing-masing. Sebab, setiap maskapai harus melatih lagi pilot mereka dan meng-upgrade pesawat sesuai dengan mandat EASA.

Konfirmasi EASA atas keamanan Boeing sangat penting. Meski, Federal Aviation Administration (FAA) mencabut hukuman Boeing sejak 18 November. Versi lembaga pengawas penerbangan AS tersebut, maskapai sudah bisa menerbangkan 737 Max per 29 Desember nanti.

Kredibilitas FAA menurun akibat kasus 737 Max. Banyak yang merasa FAA turut andil dalam dua kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines yang menewaskan 346 jiwa. Sebab, FAA-lah yang mengawasi standar keamanan Boeing.

”Sudah jelas bahwa ada sesuatu yang salah (dengan FAA, Red) dan hubungan mereka dengan Boeing. Namun, itu bukan urusan saya,” kata Ky.

Selama ini otoritas penerbangan wilayah dan negara lain hanya percaya dan meratifikasi izin FAA. Namun, kini banyak negara yang justru menunggu konfirmasi EASA.

Saksikan video menarik berikut ini: