Empat Terdakwa Jiwasraya Hadapi Putusan Hakim

Empat Terdakwa Jiwasraya Hadapi Putusan Hakim

Terbaiknews - Ilustrasi: Jiwasraya

JawaPos.com – Empat terdakwa kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (AJS) akan menjalani sidang putusan pada Senin (12/10). Mereka diantaranya, Mantan Direktur Utama PT AJS, Hendrisman Rahim; Mantan Direktur Keuangan PT AJS, Hary Prasetyo; Mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJS, Syahmirwan; dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

Kepala Bagian Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Bambang Nurcahyo menyampaikan, sidang putusan dengan empat terdakwa itu direncanakan pada pukul 13.00 WIB. Dia memastikan, sidang digelar dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Insya Allah Senin 12 Oktober, kira-kura pukul 13.00 WIB, menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Bambang dikonfirmasi, Senin (12/10).

Sementara itu, Bambang belum bisa memastikan dua terdakwa lainnya dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya yakni Direktur Utama PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat untuk menjalani sidang tuntutan. Lantaran kedua terdakwa positif Covid-19.

“Menunggu kedua terdakwa sehat dan kembali ke Rutan. Nanti diinfokan oleh Jaksa kepada Majelis Hakim, baru untuk keduanya dapat dilanjutkan persidangan nya. Karena kedua masih dalam kondisi sakit maka Pengadilan tidak dapat melanjutkan persidangannya,” ujar Bambang.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) meyakini, keempat terdakwa dinilai terbukti melakukan korupsi di perusahaan asuransi Jiwasraya. Akibatnya, negara mengalami kerugian Rp16,8 triliun.

Produk Asuransi Jiwa Banyak Gagal Bayar Karena Langgar Aturan

Angka itu berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif dalam Rangka Penghitungan Kerugian Negara Atas Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi pada periode Tahun 2008 sampai 2018 Nomor: 06/LHP/XXI/03/2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Para terdakwa dituntut dengan hukuman berbeda. Mantan Direktur Keuangan PT AJS, Hary Prasetyo, dituntut pidana penjara seumur hidup; Mantan Direktur Utama PT AJS, Hendrisman Rahim, dituntut 20 tahun penjara; Mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJS, dituntut 18 tahun penjara; dan Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto, dituntut pidana seumur hidup.

Keempat terdakwa dituntut melanggar Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 Jo. Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Saksikan video menarik berikut ini: