Empat Kecamatan di Probolinggo Nihil Kasus Covid-19

Empat Kecamatan di Probolinggo Nihil Kasus Covid-19

Terbaiknews - Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo pada 18 Oktober. (Diskominfo Kabupaten Probolinggo/Antara)

–Sebanyak empat kecamatan dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tidak memiliki warga yang terinfeksi virus korona atau nihil kasus Covid-19 pada pekan ketiga Oktober.

”Empat kecamatan yang sudah tidak ada kasus Covid-19 meliputi Kecamatan Krucil, Tiris, Kuripan, dan Sumber,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica seperti dilansir dari Antara, Minggu (18/10) malam.

Menurut dia, sebaran kasus Covid-19 terjadi di 20 kecamatan yakni masih ada pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi karena terpapar virus korona. ”Orang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga 18 Oktober sebanyak 1.206 kasus. Sebanyak 102 kasus di antaranya masih dirawat dan menjalani isolasi, 1.041 kasus sembuh, dan 63 kasus meninggal dunia,” tutur Dewi Vironica.

Dia mengatakan, terdapat penambahan kasus baru sebanyak 11 kasus pada Minggu (18/10) dengan penyumbang kasus baru harian tertinggi di Kecamatan Leces sebanyak 4 kasus, sehingga total secara kumulatif mencapai 41 kasus.

”Penambahan kasus baru harian terbanyak selanjutnya disumbangkan Kecamatan Kraksaan, Kotaanyar, Pajarakan, Gading, Gending, Tongas, dan Sumberasih masing-masing sebanyak 1 kasus,” kata Dewi Vironica.

Dengan tambahan 1 kasus, total secara kumulatif untuk Kecamatan Kraksaan mencapai 160 kasus, Kecamatan Kotaanyar 76 kasus, Kecamatan Pajarakan 92 kasus, Kecamatan Gading 40 kasus, Kecamatan Gending 64 kasus, Kecamatan Tongas 59 kasus, dan Kecamatan Sumberasih 48 kasus.

”Dari sisi kesembuhan, hari ini (18/10) ada tambahan 8 kasus. Dengan demikian total secara kumulatif angka kesembuhan di Kabupaten Probolinggo mencapai 1.041 kasus dari total 1.206 kasus,” terang Dewi Vironica.

Sementara itu, untuk kasus kematian tidak ada penambahan dan secara kumulatif jumlahnya mencapai 63 kasus. Hingga saat ini, jumlah kasus kematian tertinggi berada di Kecamatan Besuk sebanyak 10 kasus.

”Jumlah kasus suspek di Kabupaten Probolinggo hingga 18 Oktober sudah mencapai 58 kasus, probable sebanyak 11 kasus, dan discarded sebanyak 173 kasus,” kata Dewi Vironica.

Saksikan video menarik berikut ini: