Dinkes Kota Tasikmalaya Masih Selidiki Penyebab Keracunan Masal

Dinkes Kota Tasikmalaya Masih Selidiki Penyebab Keracunan Masal

Terbaiknews - Sejumlah warga korban keracunan menjalani perawatan medis di Puskesmas MangkubumiTasikmalayaJawa Barat. (Pokja Pemkot Tasikmalaya/Antara)

–Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, masih menyelidiki penyebab keracunan masal warga Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat. Diduga mereka mengonsumsi makanan dari acara hajatan warga di daerah itu.

”Untuk sampel makanan sudah kamikirim ke Bandung (laboratorium) hasilnya belum diketahui,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat seperti dilansir dari Antara di Tasikmalaya, Minggu (11/10).

Dia menuturkan, tim dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sudah diterjunkan ke lapangan untuk menelusuri lebih lanjut sumber makanan yang dikonsumsi warga di Kecamatan Mangkubumi. Hasil pemeriksaan sementara terhadap sejumlah pasien, ada kuman amoeba dalam tubuh pasien. Diduga itu menjadi salah satu penyebab dalam kasus keracunan tersebut.

”Hasil pemeriksaan pasien di rumah sakit terdapat kuman amoeba, tapi harus dipastikan lagi kandungan apa yang dimakan pasien,” terang Uus Supangat.

Terkait pemeriksaan kondisi sumber air di daerah itu, kata dia, sudah diuji petugas kesehatan. Hasilnya tidak ditemukan kesamaan bakteri di dalam air dengan yang ada dalam tubuh pasien. Tim medis di lapangan, belum dapat menyimpulkan penyebabnya.

”Untuk penyebab pastinya nanti menunggu hasil uji lab di Bandung, kurang lebih hasilnya Senin (12/10),” kata Uus.

Dia mengatakan, total warga yang menjadi korban keracunan hingga harus menjalani perawatan medis di Puskesmas Mangkubumi dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekarjo Tasikmalaya sebanyak 209 orang. Pasien dari berbagai kalangan usia itu, sebanyak 153 orang sudah diperbolehkan pulang dan diwajibkan rawat jalan untuk dipantau perkembangan kesehatannya.

”Sebagian besar atau sebanyak 153 sudah pulang. Sisanya masih dirawat di puskesmas, klinik, dan rumah sakit,” ujar Uus.

Sebelumnya, musibah keracunan masal menimpa warga Kecamatan Mangkubumi mulai diketahui Rabu (7/10), setelah banyak warga datang ke puskesmas mengeluhkan sakit yang sama. Warga yang menjalani perawatan medis di Puskesmas Mangkubumi mengaku mengeluhkan sakit setelah mengonsumsi makanan dari acara hajatan yang diselenggarakan warga setempat. Hari berikutnya korban keracunan bertambah, bahkan warga yang menyelenggarakan acara hajatan juga menjadi korban hingga harus mendapatkan perawatan medis.

Saksikan video menarik berikut ini: