Dinkes Kota Bogor Catat Tambahan 37 Kasus Positif Covid-19

Dinkes Kota Bogor Catat Tambahan 37 Kasus Positif Covid-19

Terbaiknews - Kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor. (Pemkot Bogor/Antara)

–Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat, mencatat tambahan kasus positif Covid-19 pada Selasa (17/11) sebanyak 37 kasus. Sehingga, akumulasi kasus positif seluruhnya menjadi 2.740 kasus. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menyebutkan hal tersebut melalui data harian penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

Dia juga menyebutkan, untuk kasus positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh pada Selasa (17/11) ada 19 kasus. Sehingga, akumulasi kasus positif sembuh seluruhnya 2.139 kasus. Dari akumulasi kasus positif Covid-19 sebanyak 2.740 kasus, sebanyak 2.139 kasus telah dinyatakan sembuh atau selesai isolasi, 83 kasus meninggal dunia, serta 518 kasus masih sakit.

Wali Kota Bogor Bima Arya sebelumnya mengatakan, Kota Bogor belum betul-betul aman dari Covid-19 karena masih ada lonjakan kasus positif yakni mencapai 48 kasus dalam sehari. ”Adanya lonjakan kasus positif itu menjadi fenomena yang perlu mendapat perhatian,” kata Bima Arya seperti dilansir dari Antara di Kota Bogor.

Menurut Bima Arya, pihaknya bersama tim dari Dinas Kesehatan Kota Bogor sudah mencoba menganalisis faktor-faktor penyebab mengapa terjadi lonjakan kasus positif. Dari analisis tersebut, diperkirakan lonjakan kasus positif Covid-19 itu dampak dari libur panjang pada akhir Oktober.

Bima Arya menjelaskan, libur panjang itu ada warga yang melakukan perjalanan ke luar kota dan kembali ke Bogor kemudian melakukan penularan. Sebaliknya ada juga warga dari daerah lain yang berkunjung ke Bogor.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, pada awal pandemi Covid-19, Maret 2020, Kota Bogor hanya memiliki delapan ruang isolasi bertekanan negatif. Namun saat ini, sudah ada 407 ruang isolasi bertekanan negatif.

Menurut dia, tingkat keterisian ruang perawatan untuk pasien positif Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat di rumah sakit saat ini sekitar 60–70 persen, yakni sudah tinggi. Pemerintah Kota Bogor juga memiliki tempat isolasi khusus untuk perawatan pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala, di Gedung PPSDM Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido Kabupaten Bogor, dengan kapasitas 122 tempat tidur.

Saksikan video menarik berikut ini: