Di Kota Padang, Bule Dicegah Masuk Pasar Tradisional demi Waspadai Pandemi Corona

Di Kota Padang, Bule Dicegah Masuk Pasar Tradisional demi Waspadai Pandemi Corona

Terbaiknews - Suasana Pasar Raya Kota Padanghari Rabu 25 Maret 2020. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

, PADANG -Dinas Perdagangan KotaPadangsudahmelakukan upaya mengantisipasi penularan virus corona atau covid-19 di pasar-pasar tradisional.

Mulai dari penyemprotan disinfektan hingga sosialisasi kepada masyarakat dalam pencegahan corona.

"Penerapannya berupa dilakukan penyemprotan, sudah sosialisasi cara antisipasinya," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal , Rabu (25/3/2020) di Padang.

Endrizal mengatakan, para pedagang sudah diimbau untuk menjaga kebersihan dan memakai masker serta menyediakan hand sanitizer.

"Pasar sudah disemprot, yang belum Pasar Belimbing karena kekurangan tenaga kita," ungkapnya.

Endrizal mengatakan, untuk penutupan pasar tradisional termasuk Pasar RayaPadangbelum akan dilakukan.

Hanya saja untuk antisipasi corona, bule dilarang masuk pasar."Bule misalnya, untuk di pasar-pasar sudah diinformasikan tidak diperizinkan masuk," ujarnya.

Mengantisipasi bule masuk pasar ini, telah disiagakan petugas pasar untuk berjaga. "Seluruh petugas sudah disampaikan. Kan ada petugas pasar tu," ujar dia.

Endrizal mengakui,corona mengakibatkan terjadi kenaikan harga jahe dan gula. Untuk mengatisipasi kenaikan gula direncananya untuk menggelar operasi pasar gula.

"Kita akan ada OP untuk pasokannya akan kita koordinasikan dengan PPI, berapa jumlah yang tersedia saat ini, OP ini difokuskan untuk pembeli," ungkapnya.

Artikel ini tayang diTribunpadang.comdengan judulBule Dilarang Masuk Pasar Tradisional di Padang Demi Cegah Corona, Petugas Disiagakan

Penulis: Rima Kurniati