Debat Cabup-Cawabup Sidoarjo, BHS-Taufiq Kuasai Panggung

Debat Cabup-Cawabup Sidoarjo, BHS-Taufiq Kuasai Panggung

Terbaiknews - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati SidoarjoBambang Haryo Soekartono-Taufiqulbar (BHS-Taufiq) mampu menguasai panggung debat terbuka cabup-cawabup SidoarjoSelasa (17/11) malam. (Istimewa)

– Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono-Taufiqulbar (BHS-Taufiq) mampu menguasai panggung debat terbuka cabup-cawabup Sidoarjo, Selasa (17/11) malam. Saat menyampaikan visi-misi dan memaparkan program-programnya untuk Sidoarjo, BHS tampak lebih menguasai materi ketimbang dua calon lainnya.

Pasangan BHS-Taufiq mampu menyampaikan dengan gamblang tentang sinergitas pemerintah pusat dengan daerah, tentang transparansi anggaran, program kesejahteraan, dan berbagai program lain. Seperti tentang penguatan birokrasi dan SDM pegawai, paslon nomor satu tersebut sudah punya sederet program. Termasuk memaksimalkan anggaran dan pendapatan daerah yang ada.

“Dengan melakukan reformasi birokrasi dan menerapkan transparansi di semua lini, kami fokus menjadikan manajemen pemerintahan yang profesional dan akuntabel,” sebut BHS.

Sementara itu, terkait anggaran, perencanaan pembangunan, dan program untuk pembangunan Sidoarjo, BHS juga menyampaikan bahwa harus ada program prioritas. Dalam hal ini, BHS berulang kali menyampaikan bahwa urusan pangan menjadi prioritasnya.

BHS yang merupakan sapaan akrab Bambang Haryo Soekartono juga menyampaikan komitmen untuk memaksimalkan percepatan pelayanan. Menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM baik dari tingkat Kepala Dinas, Perangkat Desa, hingga RT RW. E-government bakal diterapkan di Sidoarjo.

“Dan, kami akan berusaha memaksimalkan semua komponen. Agar Sidoarjo benar-benar jadi smart city,” sebutnya.

Pada momen debat tersebut, BHS juga sempat memaparkan programnya seputar penanganan moda transporrasi berbasis rel. BHS-Taufiq bakal mensinergikan semua moda, membangun pusat logistik di Tarik, dan menguatkan moda transportasi tersebut.

Sementara tentang perikanan, BHS justru sangat paham kondisi Sidoarjo. Mulai perikanan laut, tambak, budidaya air laut, budidaya ikan di sungai dan sebagainya. Semua disampaikan secara detail.

“Kami juga siapkan program makan ikan gratis untuk masyarakat Sidoarjo. Dua minggu sekali,” tegas mantan Anggota DPR RI itu.

Selain itu, sempat disinggung terkait long storage. BHS-Taufiq tampak sangat paham kondisi di sana, serta apa saja yang harus dilakukan untuk menguatkan program terkait keberadaan long storage. Seperti optimalisasi untuk pengairan pertanian, penggunaan air sebagai bahan baku PDAM, hingga rencana memanfaatkan long storage di perbatasan tersebut sebagai wahana wisata.