Cuitan Jokowi Soal WNI Eks ISIS Tuai Kritikan, Gus Nadir: Komunikasi Publik Pemerintah Jelek Sekali

Cuitan Jokowi Soal WNI Eks ISIS Tuai Kritikan, Gus Nadir: Komunikasi Publik Pemerintah Jelek Sekali

Terbaiknews - Cuitan Jokowi Soal WNI Eks ISIS Tuai KritikanGus Nadir: Komunikasi Publik Pemerintah Jelek Sekali 

- Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) perihal wacana pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan anggota ISIS tuai kritikan dari berbagai kalangan.

Termasuk dari Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapaGus Nadir.

Sebelumnya lewat akun Twitter resminya,@jokowi mengatakan dirinya tidak setuju dengan pemulangan para WNI tersebut.

"Soal WNI eks organisasi ISIS yang dikabarkan hendak kembali ke Tanah Air, para wartawan bertanya ke saya: bagaimana dengan mereka yang telah membakar paspornya"

"Kalau saya saja sih, ya saya akan bilang: tidak. Tapi tentu saja, ini masih akan dibahas dalam rapat terbatas" [email protected]

Gus Nadir kepada Tribunnews mengatakan, cara pemerintah menyampaikan infomasi kepada masyarakat perihal WNI eks ISIS ini buruk.

"Komunikasi publik pemerintah soal WNI eks ISIS itu jelek sekali," katanya, Jumat (7/2/2020).

"Dimulai dari pernyataan menteri yang sehari kemudian meralat penyataannya sendiri, pernyataan menteri yang beropini secara pribadi, sampai presiden pun bicara opininya secara pribadi," imbuh Gus Nadir.

Dosen diMonash University Faculty of Law ini menilai, seharusnya pejabat sekelas menteri bahkan presiden sewajarnya mampu membedakan manaopini pribadi dengan kebijakan pemerintah.

Masyarakat memiliki keinginan supaya setiapinformasi yang disampaikan oleh pejabat negera memiliki dasar kepastian.