Cegah COVID-19, Sejumlah Tempat Pelayanan Publik di Aceh Disterilkan

Cegah COVID-19, Sejumlah Tempat Pelayanan Publik di Aceh Disterilkan

Terbaiknews - Banda AcehIDN Times - Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona atau Coronavirus Disease 2019...

Banda Aceh, IDN Times - Mengantisipasi penyebaran wabah virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), sejumlah instansi di Provinsi Aceh mulai melakukan penyemprotan disinfektan seperti di kantor serta sejumlah tempat publik lainnya.

Kegiatan ini pun mulai giat dilakukan usai Pemerintah Aceh mengeluarkan surat edaran mengenai "Cegah Virus Corona Melalui Ibadah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat" yang dikeluarkan pada 12 Maret 2020 lalu dan ditandatangani langsung oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Berikut IDN Times merangkum kegiatan penyemprotan yang dilakukan masing-masing instansi di masing-masing tempat.

1. Museum Aceh melakukan penyemprotan di ruang pameran hingga lingkungan kompleks

Cegah COVID-19, Sejumlah Tempat Pelayanan Publik di Aceh DisterilkanPetugas sedang menyemprotkan disinfektan di Museum Aceh (IDN Times/Saifullah)

Museum Aceh merupakan salah satu destinasi wisata atau tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar mau pun wisatawan. Mencegah peredaran COVID-19, pihak museum pun sejak Senin (16/3) memutuskan tidak membuka ruang pameran untuk dikunjungi.

Tak hanya itu, untuk mencegah virus tersebut menyebar pihak museum pun melakukan penyemprotan disinfektan pada Selasa (17/3). Penyemprotan dimulai dari halaman Museum Aceh hingga ruang-ruang pameran.

“Penyemprotan ini kita lakukan untuk menetralisir bakteri-bakteri yang menempel pada tempat-tempat yang sering dipegang oleh para pengunjung,” kata Kepala Museum Aceh, Mudha Farsya, Selasa (17/3).

2. Markas Kepolisian Daerah Aceh juga disemprot

Cegah COVID-19, Sejumlah Tempat Pelayanan Publik di Aceh DisterilkanPetugas sedang menyemprotkan disinfektan di Mapolda Aceh (IDN Times/Humas Polda Aceh)

Inisiatif untuk mencegah penyebaran virus coronajuga dilakukan pihak kepolisian dengan menyemprotkan disinfektan ke lingkungan kompleks Markas Kepolisian Daerah Aceh, di Kota Banda Aceh, pada Selasa (17/3).

“Memelihara kondisi kamtibmas agar tetap dalam keadaan terpelihara dengan baik, sehingga melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit virus corona ini dengan melakukan penyemprotan atau kegiatan disinfektan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Aceh, Komisaris Besar Polisi Ery Apriyono.

3. Penyemprotan di kapal-kapal penyeberangan

Cegah COVID-19, Sejumlah Tempat Pelayanan Publik di Aceh DisterilkanPetugas sedang menyemprotkan disinfektan di ruang kemudi kapal ketika merapat di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh (IDN Times/Saifullah)

Penyemprotan tidak hanya dilakukan di kantor-kantor instansi saja, namun juga di alat transportasi publik, seperti pada kapal penyeberangan yang dilakukan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh. Bahkan, penyemprotan dilakukan pada setiap kapal yang baru bersandar dan berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Abjar mengatakan, tak hanya sehari, penyemprotan rencananya akan dilakukan hingga 14 hari sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Kapal Tanjung Burang, Papuyu, dan BRR, telah kami lakukan penyemprotan sejak Senin lalu. Kami aktif setiap hari baik ketika kapal tiba di Pelabuhan Penyeberangan Balohan mau pun Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Abjar, Rabu (18/3).