BPOM AS Pertimbangkan Vaksin Corona Pfizer untuk Penggunaan Darurat

BPOM AS Pertimbangkan Vaksin Corona Pfizer untuk Penggunaan Darurat

Terbaiknews - KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS ( FDA) mengatakankomite vaksin akan bertemu untuk...

KOMPAS.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS ( FDA) mengatakan, komite vaksin akan bertemu untuk meninjau permintaan Pfizer soal izin penggunaan darurat (EUA) dari vaksin virus corona buatan mereka.

Dikutip dari Fox Business, Sabtu (21/11/2020), rencana pertemuan ini beberapa hari setelah Pfizer dan BioNTech merilis hasil uji coba akhir yang menunjukkan bahwa vaksin mereka diklaim 95 persen efektif terhadap gejala Covid-19.

Selain itu, vaksin Pfizer juga disebut dapat melindungi lansia yang paling berisiko meninggal akibat terpapar virus corona.

Pfizer sendiri sebelumnya telah mengirimkan permintaan EUA pada Jumat (20/11/2020).

Seorang juru bicara FDA mengatakan, dibutuhkan waktu setidaknya hingga tiga minggu untuk mengevaluasi secara menyeluruh data dan informasi yang diajukan dalam permintaan EUA sebelum pertemuan pada 10 Desember 2020.

4 Vaksin Corona yang Efektivitasnya Diklaim Mencapai 90 Persen

Rencana produksi 50 juta dosis

Sebelum FDA dan Komite Penasihat Produk Biologi Terkait bertemu bulan depan, badan tersebut bermaksud membuat materi latar belakang untuk masyarakat umum.

"FDA akan meninjau permintaan secepat mungkin. Sambil tetap melakukannya dengan cara yang menyeluruh dan berbasis sains, sehingga kami dapat membantu menyediakan vaksin untuk rakyat AS dan mendapatkannya sesegera mungkin," kata Komisaris FDA, Stephen M. Hahn.

Sementara itu, pihak Pfizer juga menekankan perlunya segera mendapatkan persetujuan peraturan karena infeksi virus corona melonjak secara global.

"Kami terus bergerak dengan kecepatan ilmu pengetahuan untuk mengumpulkan semua data yang dikumpulkan sejauh ini dan berbagi dengan regulator di seluruh dunia," kata Ketua dan CEO Pfizer, Dr. Albert Bourla, Rabu (18/11/2020).

Pfizer berencana memproduksi 50 juta dosis vaksin pada tahun ini dan 1,3 miliar dosis pada 2021.

BioNTech Targetkan Vaksin Covid-19 Bisa Dikirim Mulai Desember