BNPT Bantah Sudah Susun Rencana Pemulangan WNI Eks ISIS

BNPT Bantah Sudah Susun Rencana Pemulangan WNI Eks ISIS

Terbaiknews - Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius menyampaikan pihaknya tidak sedang membahas rencana pemulangan WNI eks ISIS (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius membantah jika jajarannya tengah membahas upaya pemulangan 660 WNI eks kombatan ISIS. Sejauh ini, belum ada keputusan apakah pemerintah akan memulangkan mereka atau tidak.

Suhardi mengatakan, BNPT baru sebatas mendapat laporan dari beberapa lembaga intelijen internasional yang memiliki akses ketiga kamp penampungan di Syria. Sejauh ini pemerintah baru membahas bersama langkah apa yang akan diambil.

“Kami bagian dari komunitas internasional. Nah, di situ kami diinformasikan kalau ada sekian puluh ribu, di tiga kamp di Syria, FTF (Foreign Terrorist Fighter) dengan keluarganya. Nah, sekarang diinformasikan ada yang mengaku sebagai WNI,” kata Suhardi kantor BNPT, Jakarta, Jumat (7/2).

Suhardi menjelaskan, laporan yang masuk ke BNPT diteruskan kepada Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Kemudian disepakati, BNPT ditunjuk memimpin Satgas FTF dengan anggota sejumlah kementerian terkait.

Nantinya hasil kerja Satgas FTF akan dilaporkan kepada Menko Polhukam dan Presiden Joko Widodo. Informasi itu akan digunakan untuk mengambil keputusan terakhir terkait nasib 660 WNI tersebut.

Suhardi memastikan, BNPT selaku pelaksana akan selalu siap dengan keputusan akhir yang diambil. Jika memang dipulangkan, maka akan dilakukan upaya maksimal agar mereka tidak menjadi ancaman baru di Indonesia. Sedangkan apabila tidak dipulangkan, maka harus jelas dasar hukumnya.

“Ini masih pembahasan ya, tapi dalam rapat akan kami sampaikan. Kan kita sudah punya pengalaman, misalnya memulangkan deportant 75 orang, kemudian 18 orang, program seperti itu kita terapkan,” tegas Suhardi.