Belasan Ribu Surat Suara untuk Pilkada Cianjur Rusak

Belasan Ribu Surat Suara untuk Pilkada Cianjur Rusak

Terbaiknews - Tiga ratusan orang relawan dilibatkan KPU Cianjur menyortir dan melipat surat suara yang akan digunakan pada Pilkada Cianjur 9 Desember. (Ahmad Fikri/Antara)

–Belasan ribu surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cianjur, Jawa Barat, diketahui rusak. KPU Cianjur melakukan penyortiran dan pelipatan selama tiga hari, melibatkan 300 orang tenaga relawan.

Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah seperti dilansir dari Antara mengatakan, akan melakukan pengajuan penggantian dan penambahan karena terdapat kekurangan dari total surat suara sebanyak1.674.756. Setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan, ditemukan 15.532 lembar surat suara rusak, ditambah ada kekurangan sebanyak 4.912 lembar dari penyedia.

”Total kekurangan sebanyak20.444surat suara, termasuk kekurangan pengiriman dari penyedia. Pasalnya dari jumlah yang sudah disepakati sebanyak1.674.756, KPU Cianjur hanya menerima1.669.844,” kata Selly Nurdinah di Cianjur.

Menurut dia, KPU Cianjur akan mengajukan penggantian dan penambahan sebanyak20.444surat suara yang harus dipenuhi pihak penyedia. Sebab, setelah dilakukan penyortiran total surat suara yang dinyatakan baik dan layak sebanyak1.654.312lembar.

Pihaknya berharap setelah surat penggantian diterima, penyedia dapat langsung melakukan penggantian karena surat suara pengganti akan kembali disortir dan dilipat. Selanjutnya didistribusikan ke masing-masing PPK dan PPS sesuai jadwal agar tidak terjadi keterlambatan pendistribusian minimal dua hari menjelang hari H pada 9 Desember.

”Target kami, dua hari menjelang hari H seluruh logistik untuk pilkada sudah sampai di titik akhir pendistribusian di masing-masing PPS. Sehingga, keterlambatan yang sempat terjadi pada pemilu lalu, tidak terulang,” terang Selly Nurdinah.

Selly Nurdinah mengharapkan, pada pilkada kali ini, tingkat partisipasi warga meningkat dibandingkan pada pilkada sebelumnya. Sehingga, berbagai upaya untuk meningkatkan angka tersebut dilakukan dengan cara menggencarkan sosialisasi di media sosial dan alat peraga kampanye yang dipasang di seluruh kecamatan hingga tingkat desa.

”Targetnya minimal meningkat dibandingkan partisipasi pada pilkada tahun sebelumnya. Sampai saat ini, sosialisasi terus digencarkan baik tatap muka secara terbatas atau melalui media online serta melalui alat peraga, seperti baliho, banner dan pamflet yang dipasang di berbagai wilayah di Cianjur,” ujar Selly Nurdinah.

Saksikan video menarik berikut ini: