Batal Januari, Liga Tertinggi Nasional yakin Tergelar Maret

Batal Januari, Liga Tertinggi Nasional yakin Tergelar Maret

Terbaiknews - GOR Sahabat di Semarang menjadi tempat pembukaan IBL 2020 pada 10 Januari 2020. (Dok IBL)

JawaPos.com-Indonesian Basketball League (IBL) batal bergulir Januari lalu. Nah, manajemen IBL berencana menggelar kembali kompetisi bola basket musim 2021 pada Maret.

Rencana itu digulirkan karena ada titik terang dari pihak kepolisian untuk memberikan izin.

Dirut IBL Junas Miradiarsyah menyatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan. Mulai menyiapkan dokumen perizinan hingga mempertajam persiapan teknis.

Junas melanjutkan, sejak awal, pihaknya menyiapkan protokol kesehatan dan mendapat rekomendasi dari semua pihak untuk menggelar kompetisi pada Januari.

Hanya, karena aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, kompetisi terpaksa diundur. ’’Situasi itu membuat kami tak bisa menyelenggarakan kompetisi IBL 2021 dan harus diundur ke Maret,’’ katanya dalam webinar bersama Siwo PWI kemarin.

Persiapan IBL tergolong matang. Untuk seri I–III, kegiatan dipusatkan di Mahaka Square Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Beberapa kali manajemen melakukan simulasi. Tempat menginap pemain, pelatih, dan ofisial sudah disiapkan. Seluruh pemain dan ofisial yang hendak masuk ke bubble juga harus menjalani tes swab PCR. Tidak bisa seenaknya keluar-masuk bubble.

’’Kami tidak hanya ingin menggelar kompetisi, tapi juga memberi contoh kepada yang lain bagaimana menyelenggarakan pertandingan di tengah pandemi,’’ ujarnya.

Sementara itu, Direktur Proliga Hanny S. Surkatty menyebutkan, ada dua faktor yang membuat Proliga belum bisa diselenggarakan. Yakni, belum ada izin dari kepolisian serta tingginya biaya mengadakan kompetisi di tengah pandemi.

Sebelumnya, Proliga direncanakan berlangsung di Padepokan voli, Sentul, Bogor. Namun, biaya penyelenggaraan Proliga 2021 membengkak karena harus rutin menggelar tes swab PCR. Biaya kian membengkak lantaran tidak bisa mendapat pemasukan dari tiket penonton karena dilarang hadir.