Bandara Juanda Prediksi Ada 11 Juta Penumpang Selama 2021

Bandara Juanda Prediksi Ada 11 Juta Penumpang Selama 2021

Terbaiknews - Suasana Bandara Juanda pada masa pandemi. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

–Bandar Udara Internasional Juanda memprediksi selama 2021, jumlah penumpang akan mencapai 11,8 juta orang. Sedangkan untuk pergerakan pesawat, General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Indah Preastuty memprediksi akan mencapai 94.876 pergerakan. Indah juga memperkirakan untuk pesawat kargo, mencapai 63 juta kg.

Menurut Indah, kinerja tahun ini akan meningkat kembali. Sebab, pemerintah segera akan mengeluarkan vaksin Covid-19 untuk masyarakat.

”Saat ini Bandara Juanda secara konsisten telah menerapkan protokol kesehatan hingga membentuk tim sinergitas untuk patroli penerapan protokol kesehatan,” tutur Indah Preastuty pada Selasa (12/1).

Sementara itu, pada 2020, Indah mencatat, statistik pergerakan lalu lintas sejumlah 6.801.099 penumpang, 69.248 pergerakan pesawat, dan 65.310.883 kg kargo. Capaian kinerja operasional tersebut masih didominasi penerbangan domestik karena penerbangan internasional masih dilakukan terbatas.

Dia menjelaskan, selama masa Covid-19, jumlah penumpang tertinggi terjadi pada Desember. Yakni 605.795 penumpang.

”Secara total, kinerja Bandara Juanda menyumbang 21 persen dari total kinerja operasional perusahaan. Jumlah penumpang yang telah dilayani 15 bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura I (Persero) selama 2020 sebanyak 31,8 juta dan 385 ribu pergerakan pesawat,” terang Indah Preastuty.

Meski demikian, jika dibandingkan dengan trafik 2019 untuk Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, terjadi penurunan 59 persen.

”Karena terdapat pembatasan perjalanan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas Indah Preastuty.

Menurut Indah, meski secara total jumlah trafik pada 2021 tidak setinggi kinerja tahun lalu, data per bulan menunjukkan peningkatan, terutama sejak pertengahan tahun atau triwulan III.

”Tren pertumbuhan trafik penumpang pesawat udara konsisten terjadi sejak Juli. Bahkan pertumbuhan tetap terjadi sampai Desember, dengan tetap menjalankan kebijakan pengetatan dokumen syarat perjalanan angkutan udara. Artinya, tingkat kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan transportasi udara terus meningkat,” tutur Indah Preastuty.

Saksikan video menarik berikut ini: