Antisipasi Covid-19 saat Ibadah Haji, Saudi Siapkan Ratusan Dokter

Antisipasi Covid-19 saat Ibadah Haji, Saudi Siapkan Ratusan Dokter

Terbaiknews - Petugas dari otoritas kesehatan Arab Saudi melakukan pemeriksaan di supermarket dalam rangka pelaksanaan ibadah haji 2020. Selain ituuntuk mengantisipasi penularan Covid-19Arab Saudi menyiapkan ratusan dokter (SPA)

– Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini memang berbeda karena pandemi Covid-19. Hanya jamaah haji dalam negeri Arab Saudi saja yang boleh menunaikannya dengan jumlah seribu jamaah. Selain itu protokol kesehatan juga diterapkan secara ketat.

Dilansir dari Arab News, Kamis (23/7), Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi (SRCA) berperan mencakup layanan darurat di Masjidilharam dan tindakan pencegahan untuk membatasi penyebaran virus Korona. Operasi ini sejalan dengan peraturan di Kerajaan yang membatasi jumlah jamaah haji tahun ini.

Otoritas mengalokasikan lebih dari 27 pusat layanan darurat, 253 spesialis dan teknisi, dan lebih dari 112 ambulans yang dilengkapi dengan teknologi terbaru dan perangkat medis. Di Makah, SRCA telah menyediakan 20 pusat layanan darurat untuk memberikan layanan medis darurat untuk jamaah haji, dengan 188 petugas kesehatan dan lebih dari 100 ambulans modern.

Di Mina, Muzdalifah, dan Gunung Arafat, otoritas mengalokasikan tiga pusat layanan darurat, 21 spesialis dan teknisi, dan lebih dari 12 ambulans. Peziarah Saudi dan pendatang yang tinggal di Kerajaan dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yakni usia lebih muda di bawah 65 tahun dan bebas dari penyakit kronis.

Sementara itu, Arab Saudi mencatat 44 kematian baru terkait Covid-19 pada Rabu (22/7). Jumlah itu membuat angka kematian menjadi 2.601 orang.

Ada 2.331 kasus baru yang dilaporkan di Kerajaan, yang berarti menjadi 258.156 orang kini telah tertular Covid-19. Ada 45.157 kasus aktif dan 2.143 dalam kondisi kritis.

Selain itu, ada penambahan 3.139 pasien yang pulih dari Covid-19. Sehingga jumlah total pasien sembuh menjadi 210.398 orang. Arab Saudi sejauh ini telah melakukan 2.837.054 tes untuk Covid-19.