Alasan Repsol Honda Mengapa Akhirnya Menarik Marc Marquez dari Balapan

Alasan Repsol Honda Mengapa Akhirnya Menarik Marc Marquez dari Balapan

Terbaiknews - JawaPos.com-Manajer Repsol Honda Alberto Puig mengungkapkan alasannya mengapa dia menarik Marc...

JawaPos.com-Manajer Repsol Honda Alberto Puig mengungkapkan alasannya mengapa dia menarik Marc Marquez dari Grand Prix Andalusia. Puig mengatakan, dia tidak ingin mengambil resiko dengan membahayakan kondisi Marquez yang sejatinya masih cedera.

Marquez mengalami cedera tulang lengan kanan atas. Dia terjatuh pada seri pembuka MotoGP di sirkuit yang sama akhir pekan lalu.

Enam hari setelah kecelakaan di GP Spanyol dan empat hari pasca operasi, Marquez kembali ke Jerez dan dinyatakan fit. Dia mendapatkan lampu hijau dari tim untuk ambil bagian pada sesi latihan dan kualifikasi pada Sabtu.

Marquez dan tim Repsol Honda menggunakan kesempatan tersebut untuk mengevaluasi bagaimana tingkat cedera yang dia alami. Apakah Marquez mampu mengendarai motornya sepanjang jarak lomba.

“Besok dia tidak akan balapan. Rencananya seperti ini,” kata Puig sebagaimana dilansir laman resmi MotoGP

Bintang asal Spanyol itu menyelesaikan FP3 di posisi ke-19. Dia berjarak 1,298 detik dari pemuncak sesi Maverick Vinales (Monster Yamaha). Pada di sesi latihan terakhir, dia terpaut 0,999 detik dari Takaaki Nakagami.

Namun, Marquez harus kembali lebih dini ke garasinya ketika baru menjalani satu putaran. Dia tidak mencatatkan waktu pada babak kualifikasi pertama (Q1).

Repsol Honda lantas mengumumkan bahwa Marc tidak akan menjalani balapan seri kedua musim 2020 itu.

“Di siang hari, dengan panas dan jumlah lap yang banyak, itu lebih menyakitkan untuk dia. Dan kami akhirnya memutuskan yang terbaik adalah untuk berhenti,” kata Puig.

Puig sebelumnya juga menekankan bawha tim tidak memaksa Marquez untuk turun. Namun dia berkeras dan berambisi untuk mencoba ambil bagian dalam sesi latihan dan kualifikasi.

Jalan tengahnya, tim memutuskan untuk menurunkan dia di sesi Sabtu karena sesi latihan Jumat tidak terlalu signifikan. Apalagi, balapan digelar di sirkuit yang sama. Jadi, tim bisa menggunakan data dari seri sebelumnya.

“Juara sejati selalu mencoba, dan ini yang dia lakukan. Keberanian yang dia tunjukkan luar biasa, tapi kami juga masih memiliki 11 balapan lagi, tentunya kami tidak akan menyerah,” ucap Puig.

Marquez memiliki waktu kurang lebih dua pekan sebelum seri selanjutnya di gelar di Brno, Republik Ceko pada 9 Agustus nanti.