Ada PSBB, eh PPKM, Kayaknya Keyakinan Konsumen Bakal Anjlok!

Ada PSBB, eh PPKM, Kayaknya Keyakinan Konsumen Bakal Anjlok!

Terbaiknews - JakartaCNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) melaporkan keyakinan konsumen pada Desember 2020...

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) melaporkan keyakinan konsumen pada Desember 2020 membaik. Namun perbaikan itu belum membawa keyakinan konsumen ke zona optimistis.

Pada Desember 2020, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat 96,5. Naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 92.


IKK di 96,5 adalah yang tertinggi sejak Maret 2020. Artinya, perlahan tetapi pasti keyakinan konsumen pulih mengarah ke sebelum masa pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).

IKK menggunakan angka 100 sebagai titik mula. Kalau masih di bawah 100, maka artinya konsumen belum sepenuhnya percaya diri mengarungi perekonomian saat ini dan beberapa bulan ke depan.

Ya, sejak pandemi virus corona menyerang Indonesia, keyakinan konsumen ambles seambles-amblesnya. Titik nadirnya adalah pada Mei 2020 di mana IKK hanya di 77,8, terendah sejak Okober 2005.

Mulai Juni 2020, IKK bergerak naik seiring pemerintah yang mengendurkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memperkenalkan konsep Adaptasi Kebiasaan Baru alias new normal. Hidup berdampingan dengan virus corona dengan menegakkan protokol kesehatan.

Namun pada September-Oktober 2020, IKK anjlok lagi. Penyebabnya adalah keputusan pemerintah Provinsi DKI Jakarta pimpinan Gubernur Anies Rasyid Baswedan yang mengetkan PSBB di Ibu Kota. Dalam istilah eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, Jakarta menarik 'rem darurat' karena kasus positif corona yang meledak.

Pada pertengahan Oktober 2020, Anies mencabut PSBB ketat dan kembali ke mode PSBB Transisi. 'Keran' aktivitas dan mobilitas masyarakat dibuka lagi sehingga keyakinan konsumen ikut terangkat.

IKK pun terus membaik pada November-Desember 2020. Sedikit lagi IKK bisa menembus level 100, yang artinya konsumen sudah pede dalam menghadapi perekonomian.