19 Penumpang Pesawat Cathay Pacific Diobservasi di RS Menur

19 Penumpang Pesawat Cathay Pacific Diobservasi di RS Menur

Terbaiknews - SurabayaIDN Times - Pesawat Cathay Pacific sempat tertahan di Banda Udara Internasional Juanda,...

Surabaya, IDN Times - Pesawat Cathay Pacific sempat tertahan di Banda Udara Internasional Juanda, Selasa (17/3) lantaran mengangkut seorang penumpang yang dikategorikan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona.

Saat ini, pesawat tersebut sudah kembali ke Hong Kong, sementara 19 orang penumpang masih dikarantina di Rumah Sakit Jiwa Menur.

1. Sebanyak 19 penumpang dikarantina dalam RSJ

19 Penumpang Pesawat Cathay Pacific Diobservasi di RS Menurrsjmenur.com

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya, Budi Hidayat menjelaskan, 19 orang (sebelumnya disebut 18 orang) penumpang Cathay Pacific saat ini tengah diisolasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya. Mereka merupakan penumpang yang duduknya berdekatan dengan PDP di pesawat.

"19 orang penumpang itu dikarantina selama 14 hari. Sekarang posisinya di Rumah Sakit Jiwa Menur," ujar Budi saat dihubungi IDN Times, Rabu (18/3).

2. Berdasarkan instruksi Pemprov, dikarantina di Menur

19 Penumpang Pesawat Cathay Pacific Diobservasi di RS MenurIlustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

RSJ Menur dipilih menjadi rujukan tempat isolasi tersebut atas instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengumumkan bahwa RSJ Menur dijadikan tempat isolasi pasien virus corona tambahan yang bisa menampung hingga 120 orang.

"Langsung dilarikan ke Menur karena memang itu difasilitasi oleh Pemprov. Yang PDP ke RSUD dr Soetomo, yang di Menur diobservasi dan dikarantina," lanjutnya.

3. Pesawat sudah kembali ke Hong Kong

19 Penumpang Pesawat Cathay Pacific Diobservasi di RS MenurPenumpang sedang melakukan check in Cathay Pacific di bandara Internasional Hongkong. IDN Times/Yogi Pasha

Sementara untuk pesawat Cathay Pacific dengan nomor Cx779 tersebut sudah kembali ke negara asal setelah selesai didisinfeksi pada Selasa (17/3) malam. Namun, Budi tak bisa menyebutkan pukul berapa pesawat itu kembali.

"Pesawatnya langsung kembali tapi sebelum kembali dilakukan penyemprotan disinfeksi, lupa jam berapa yang jelas malam, dua jam tiga jam baru selesai," jelasnya.

Sedangkan untuk 55 penumpang lainnya dipersilakan untuk melanjutkan perjalanan mereka masing-masing setelah diobservasi. Hal ini juga berlaku untuk 8 kru pesawat yang sudah kembali ke Hong Kong.

"Kru pesawat dan lain disilakan 55 orang itu, sisanya observasi diri sendiri di rumah untuk karantina, sementara kru diimbau untuk waspada juga," tutupnya.