Virus Corona Merebak, PALYJA Batasi Layanan Tatap Muka

Virus Corona Merebak, PALYJA Batasi Layanan Tatap Muka

Terbaiknews - KOMPAS.com - PT PAM Lyonnaise Jaya ( PALYJA) membatasi layanan pelanggan secara langsung atau...

, KOMPAS.com - PT PAM Lyonnaise Jaya ( PALYJA) membatasi layanan pelanggan secara langsung atau secara tatap muka.

Hal ini untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran virus Corona ( Covid-19).

"Seluruh layanan tatap muka dan loket pembayaran di Kantor Hubungan Pelanggan (KHP) dan mobil PALYJA Layanan Keliling (PALING) yang sebelumnya kami rencanakan akan tutup sementara pada 23 Maret 2020 kami percepat menjadi 18 Maret 2020," kata Corporate Communications and Social Responsibilities Division Head PALYJA Lydia Astriningworo dalam keterangannya, Rabu (18/3/2020).

Anies: Pembatasan Transportasi Massal Beri Efek Kejut bagi Warga

Menurut Lydia, untuk pelanggan yang akan melakukan komunikasi, layanan pelanggan atau transaksi pembayaran, dapat mengakses melalui Call Center 24 jam, aplikasi live chat, aplikasi payment gateway, mesin ATM, internet atau SMS banking, kartu kredit, mini market, dan payment point online billing (PPOB).

"Kamu juga menghimbau agar masyarakat turut mendukung program Pemerintah dalam meningkatkan kewaspadaan diri dengan berperilaku hidup bersih dan sehat di berbagai tempat, serta menghindari keramaian dan perjalanan yang tidak perlu," tuturnya.

Ia menambahkan, para pelanggan dapat menghubungi Call Center PALYJA di nomor (021) 2997 9999 jika membutuhkan informasi lebih lanjut.

Kisah Perjuangan Pasien Covid-19 di Tengah Ketidakpastian dan Kebingungan

Layanan ini tersedia selama 24 jam setiap hari, 7 hari dalam seminggu atau melalui website PALYJA www. palyja.co.id dan layanan SMS 0816725952.

Pemerintah mengumumkan adanya penambahan jumlah kasus positif virus coronaatauCovid-19secara signifikan sejak kemarin hingga hari ini, Rabu sore.

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk PenangananVirus Corona, Achmad Yurianto, hingga saat ini ada 227 kasus Covid-19 di Indonesia.

"Äda tambahan 55 kasus, sehingga total sampai sekarang, dihitung sampai kami melaporkan pada Rabu, 18 Maret 2020 pukul 12.00 ada 227 kasus," ucap Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Rabu.

Dilema Pesta Adat Pernikahan Batak di Tengah Merebaknya Virus Corona

Sementara itu, sebanyak 19 pasien positif virus corona meninggal dunia. Rincian per wilayah, angka kematian di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 12 pasien, lalu di Jawa Tengah dua pasien.

Sebanyak satu pasien meninggal masing-masing di Jawa Barat, Bali, Banten, Sumatera Utara, dan Jawa Timur.

Adapun 11 pasien dinyatakan sembuh.