Seorang Tewas Saat Tawuran, 8 Pelajar di Bekasi Ditangkap

Seorang Tewas Saat Tawuran, 8 Pelajar di Bekasi Ditangkap

Terbaiknews - BEKASIKOMPAS.com - Polisi menangkap delapan pelajar yang terlibat dalam pengeroyokan seorang...

BEKASI, KOMPAS.com - Polisi menangkap delapan pelajar yang terlibat dalam pengeroyokan seorang pelajar SMK Gema Karya Bahana, MBJ (16) di Kampung Bulak, Jalan Raya Cikunir, Kelurahan Jatiasih, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, pada 15 Juli 2020 lalu.

Delapan orang tersebut, yakni BIR (dewasa). Sementara tujuh orang lainnya masih di bawah umur, yakni RF, RAN, PN, RH, RRY, AS, dan MR.

Akibat pengeroyokan tersebut, MBJ tewas karena mengalami luka di bagian punggung.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko mengatakan, pengeroyokan itu berawal dari tawuran antara SMK Permata Bangsa dengan SMK Gema Karya Bangsa.

Kasus Penusukan 2 Pria di Bekasi, Polisi Tetapkan Tetangga sebagai Tersangka

Pelajar SMK Permata Bangsa mengajak tawuran pelajar SMK Gema Karya Bangsa di Instagram.

“ Tawuran antar dua kelompok SMK Kota Bekasi di mana mereka sebelumnya telah sepakat melalui Instagram untuk tawuran di Komsen, Jati Asih,” ujar Wijornarko di Bekasi, Kamis (23/7/2020).

Wijonarko mengatakan, awalnya MBJ mengumpulkan kelompoknya sekitar 15 orang dari SMK Gema Karya Bangsa yang mengarah ke Flyover Komsen, Jati Asih.

Para tersangka sudah menyiapkan senjata tajam untuk tawuran.

Kemudian, tidak jauh dari lokasi datanglah tiba-tiba sejumlah pelajar SMK Permata Bangsa.

Namun, sebelum dua kelompok pelajar itu bentrok, MBJ ditabrak oleh BIR, pelajar SMK Permata Bangsa.