Perawat RSUD Depok Terkena Covid-19, Diduga akibat Pasien OTG yang Tak Jujur

Perawat RSUD Depok Terkena Covid-19, Diduga akibat Pasien OTG yang Tak Jujur

Terbaiknews - DEPOKKOMPAS.com - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota DepokDevi Maryori mengungkapkan,...

DEPOK, KOMPAS.com - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori mengungkapkan, saat ini total sudah 24 perawat di rumah sakit tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sejauh pelacakan kontak, kemungkinan penularan telah terjadi selama beberapa pekan sebelumnya tanpa diketahui, lantaran melibatkan orang-orang tanpa gejala.

Pada Kamis (21/5/2020), sebanyak 15 perawat terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil itu baru dirilis oleh laboratorium setelah 2 pekan sebelumnya mereka dites secara swab (pengambilan sampel lendir tenggorokan).

Mereka dites swab karena diduga sudah berkontak dengan 9 perawat lain, yang sudah terlebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

15 Perawat RSUD Depok Positif Covid-19

Seluruh 24 perawat RSUD Kota Depok yang positif Covid-19 tidak menampakkan gejala sakit, meskipun tubuh mereka rupanya sudah dimasuki virus corona.

"Jadi intinya, sebelumnya sudah ada juga yang positif karena screening rapid test. Dari rapid test, kami lanjutkan ke swab, ada beberapa yang positif, awalnya 9 (perawat)," jelas Devi ketika dihubungi Kompas.com pada Jumat (22/5/2020).

"Kami lakukan tambahan swab ke mereka yang berkontak dengan yang positif, akhirnya dapatlah yang 15 ini," lanjut dia.

Lantas, dari mana 9 perawat pertama tertular Covid-19?

"Tidak jelas. Perawat di sini sudah melakukan pelayanan sesuai dengan protokol kesehatan, sesuai zonasi. Akan tetapi, diduga bisa saja ada pasien-pasien yang OTG (orang tanpa gejala), yang tidak jujur kepada perawat," tutur Devi.

15 Perawatnya Positif Corona, RSUD Depok Tutup Poliklinik untuk Pasien Non-Covid-19

"Kita kan enggak tahu. Sekarang banyaknya kan OTG. Pasien itu sepertinya sehat, tapi ternyata dia menularkan. Itu baru dugaan," tambah dia.