Pelaku Penodongan Imam Masjid di Depok Diduga Gangguan Jiwa, Dibawa ke RS Polri

Pelaku Penodongan Imam Masjid di Depok Diduga Gangguan Jiwa, Dibawa ke RS Polri

Terbaiknews - DEPOKKOMPAS.com - ARpelaku percobaan penusukan terhadap Prinadiseorang Imam Masjid di...

DEPOK, KOMPAS.com - AR, pelaku percobaan penusukan terhadap Prinadi, seorang Imam Masjid di Jatijajar, Tapos, Depok diduga mengalami gangguan jiwa.

Polisi sudah mengamankannya dan kini membawa AR ke RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur untuk memastikan dugaan tersebut melalui pemeriksaan kejiwaan.

"Kita kan tidak bisa memutuskan (pelaku gangguan jiwa atau tidak). Yang tahu tentang kejiwaan kan dokter, makanya kita bawa ke Kramat Jati," jelas Kapolsek Cimanggis Kompol Agus Khoeron ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (29/1/2021).

Imam Masjid di Depok Diancam Pakai Pisau, Kapolsek: Jatuh Sendiri Pisaunya

Dugaan gangguan jiwa yang dialami pelaku, sebut Agus, juga sempat diutarakan orangtua pelaku.

Ia menambahkan, pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Itu kan percobaan, percobaan itu padahal kan untuk memenjarakannya agak susah, tapi unsur pasalnya repot. Makanya kita lagi melihat dari sisi kejiwaannya seperti apa," kata Agus.

Insiden percobaan penusukan ini terjadi ketika Prinadi sedang sendirian di masjid untuk shalat sekitar waktu subuh.

AR yang mengenakan baju biru, tiba-tiba menghampiri Prinadi dan duduk di sebelahnya dengan sebilah pisau di tangan.

Kata Pedagang, Selain Koin Dinar dan Dirham, Pasar Muamalah Depok Terima Rupiah dan Barter

Saat itu, hanya ada pelaku dan korban ketika insiden itu terjadi, alias tak ada saksi lain.

Rekaman CCTV pun tak menyorot jelas insiden tersebut.

"Keterangan dari yang mau ditusuk, pas mau mengangkat pisau, jatuh sendiri pisaunya," ujar Agus.

"Kenapanya ya nggak ngerti, kali aja karomah Pak Ustaznya, dilihat terus jatuh sendiri, kan kita nggak ngerti," tambahnya.

Setelah menodongkan pisau dan gagal, pemuda itu kemudian meninggalkan masjid.

Polisi yang mendapatkan laporan dari warga kemudian menyisir lokasi dan menemukan pelaku.