Anies Berharap Wabah Covid-19 di Jakarta Bisa Diatasi pada PSBB 11-25 Januari 2021

Anies Berharap Wabah Covid-19 di Jakarta Bisa Diatasi pada PSBB 11-25 Januari 2021

Terbaiknews - - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan penularan kasus Covid-19 di Jakarta bisa...

, - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan penularan kasus Covid-19 di Jakarta bisa diatasi dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan 11-25 Januari 2021.

"Jadi bapak ibu sekalian yang saya hormati, kami menginginkan agar ini bisa tuntas, dan Januari ini kita lakukan bersama-sama," ujar Anies dalam sebuah keterangan via video, Sabtu (9/1/2021) lalu.

Anies mengatakan, PSBB yang dimulai Senin ini tidak berulang seperti PSBB yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya. Dia mengatakan, saat PSBB diperketat pertengahan September lalu, grafik penularan Covid-19 di Jakarta mengalami penurunan, tetapi tidak tuntas.

Ancaman Lonjakan Covid-19 Jakarta di Tengah Menipisnya Tempat Isolasi dan ICU

"Kami berkeinginan jangan nanti harus berulang seperti sebelumnya. Baru sampai separuh belum tuntas sudah kembali naik lagi. Kami inginnya turun terus serendah-rendahnya dan kita akan lakukan selama dua pekan ke depan," ucap Anies.

Dia juga mengatakan, jika PSBB ini berhasil, PSBB kali ini menjadi yang terakhir diterapkan di Jakarta.Tetapi kalau tidak, PSBB seperti ini kemungkinan harus diperpanjang dan tidak ada pelonggaran.

"Kalau ini berhasil maka kita tidak akan perpanjang. Tapi bila tidak, kita terpaksa harus memperpanjang supaya benar-benar tuntas," ujar Anies.

Anies optimis, PSBB yang dikerjakan kali ini bisa mengatasi penyebaran Covid-19 di Jakarta. Pasalnya, tidak ada lagi masa libur panjang selama beberapa bulan ke depan.

Dia melanjutkan, penerapan PSBB tidak lagi seperti sebelumnya yang harus mengalami lonjakan kembali karena adanya libur panjang.

"Jadi harapannya proses yang pernah kita kerjakan di bulan September, pada waktu itu ada interupsi karena ada liburan, kali ini tidak ada," kata Anies.

Dia mengajak warga Jakarta bisa membantu pemerintah dalam mengurangi penyebaran Covid-19 dan membantu tenaga medis agar tidak terbebani terlalu berat dengan bertambahnya kasus Covid-19 yang semakin tinggi.

"Dan kita semua berharap pada tenaga medis yang menjadi pertahanan terakhir kita terkurangi bebannya," ujar Anies.

Data teranyar, kasus Covid-19 di DKI Jakarta pada 10 Januari 2021 menembus angka 206.113 kasus. Dari total angka tersebut, terdapat 184.576 pasien dinyatakan sembuh, 18.029 pasien dalam perawatan dan 3.517 pasien meninggal dunia.