UAE-Bahrain-Israel Teken Normalisasi Hubungan di Gedung Putih AS

UAE-Bahrain-Israel Teken Normalisasi Hubungan di Gedung Putih AS

Terbaiknews - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kesepakatan normalisasi hubungan antar negara...

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kesepakatan normalisasi hubungan antar negara yang ditandatangani pihaknya dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dapat "mengakhiri konflik Arab-Israel untuk selamanya”. Netanyahu mengungkapkan hal itu di Gedung Putih, Amerika Serikat (AS) pada Selasa (15/09).

"Hari ini adalah poros sejarah, kesepakatan menandai awal baru perdamaian," kata Netanyahu kepada wartawan.

"Lama setelah pandemi hilang, perdamaian yang kami buat hari ini akan bertahan," tambahnya.

Netanyahu mengatakan ia berharap langkah ini suatu hari akan diikuti oleh negara-negara Arab lainnya.

Menanggapi pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed Al-Nahyan secara pribadi berterima kasih kepada Netanyahu karena "memilih perdamaian dan menghentikan aneksasi wilayah Palestina."

"Kami di sini sore ini untuk mengubah arah sejarah,'' kata Trump kepada ratusan orang yang berkumpul di Halaman Selatan Gedung Putih.

“Setelah beberapa dekade perpecahan dan konflik, kami menandai awal Timur Tengah yang baru,” tambahnya.

Tetapi beberapa analis mengatakan bahwa pencapaian sebenarnya dari kesepakatan itu sebenarnya sederhana. Yakni alasan bahwa mereka meresmikan hubungan antara negara-negara karena ketegangan telah mereda, dan bahwa ketiganya memiliki kepentingan untuk menentang pengaruh Iran di wilayah mereka.

Sementara itu, di tengah berlangsungnya penandatanganan kesepakatan, roket ditembakkan ke wilayah selatan Israel dari Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Dua orang alami luka ringan.

Perjanjian tersebut tidak secara langsung menangani konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Meskipun Israel telah berjanji untuk membekukan rencananya untuk mencaplok wilayah Tepi Barat.

Palestina sebut kesepakatan itu bentuk pengkhianatan