Tiongkok Luncurkan Misi Pertama ke Mars

Tiongkok Luncurkan Misi Pertama ke Mars

Terbaiknews - OA_show('Banner - Carpet Banner'); Begin Dable...
Begin Dable in-article Widget / For inquiries, [email protected]
End Dable in-article Widget / For inquiries, [email protected]

TIONGKOK meluncurkan satelit pertamanya ke Mars, Kamis (23/7). Misi ambisius itu merupakan upaya berani Beijing dalam perlombaan anatariksa dengan AS.

Tianwen-1 diluncurkan dengan roket pembawa Long March-5 dari lokasi peluncuran di Pulau Hainan. Ini menandai penerbangan kedua ke Mars minggu ini, setelah satelit Uni Emirat Arab meluncur dengan roket dari Jepang pada hari Senin lalu. Sementara AS berencana untuk meluncurkan Perseverance, penjelajah Mars paling canggih yang pernah ada, dari Cape Canaveral, Florida, minggu depan.

Pesawat ruang angkasa Tiongkok itu akan memakan waktu 7 bulan untuk mencapai Mars, seperti yang lainnya. Jika semuanya berjalan lancar, Tianwen-1 atau "pencarian kebenaran surgawi," akan mencari air bawah tanah, serta bukti kemungkinan kehidupan purba di planet merah itu.

Peluncuran ini bukan upaya pertama untuk Tiongkok ke Mars. Pada 2011, satelit Tiongkok yang menyertai misi Rusia hilang ketika pesawat ruang angkasa gagal keluar dari orbit Bumi setelah diluncurkan dari Kazakhstan, yang akhirnya terbakar di atmosfer. Namun, kali ini, Tiongkok akan melakukannya sendiri.

Pegawai Pemerintahan AS Larang Pegawai Gunakan TikTok

Program luar angkasa rahasia Tiongkok telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Yang Liwei menjadi astronot Tiongkok pertama pada tahun 2003, dan tahun lalu, Chang'e-4 menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang mendarat di sisi terjauh bulan.

Menaklukan Mars akan menempatkan Tiongkok dalam grup elit. Seorang ahli program kedirgantaraan Cina di Heritage Foundation di Washington Dean Cheng mengatakan mendarat di Mars terkenal sulit. Hanya AS yang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa di tanah Mars dan melakukannya 8 kali sejak 1976.

"Ada banyak prestise yang mengendarai ini (menaklukan Mars)," kata Cheng.

NASA, InSight and Curiosity rover, masih beroperasi hingga hari ini. 6 pesawat ruang angkasa lainnya sedang menjelajahi Mars dari orbit diataranya 3 Amerika, 2 Eropa dan 1 dari India.

Tiongkok kini bergabung dengan AS, Rusia, dan Eropa dalam menciptakan sistem navigasi global berbasis satelit. Para ahli mengatakan hal itu tidak untuk mengambil alih pimpinan AS dalam eksplorasi ruang angkasa. Sebaliknya, Tiongkok berada dalam perlombaan yang lambat dengan Jepang dan India untuk menjadikan dirinya sebagai kekuatan ruang angkasa Asia.(AFP/OL-2)

Mulai Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi [email protected] (in-article) Akhiri Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi [email protected] (end in-article)