Nol Korban Jiwa, Begini Cara Pemerintah Singapura Tangani Corona

Nol Korban Jiwa, Begini Cara Pemerintah Singapura Tangani Corona

Terbaiknews - Warga Singapura ada yang terlihat memakai masker dan ada juga yang tidak memakai masker di kawasan University TownNational University of Singapore (NUS)Kamis (30/01/2020)(KOMPAS.com/I KOMANG NARENDRA) 

, SINGAPURA - Pada akhir Januari 2020, Singapura sempat menjadi negara dengan kasus virus corona terbanyak selain China.

Meski begitu, hingga kini (18/3/2020), tidak ada kematian akibat virus corona di negara seribu satu larangan ini.

Dilansir SCMP (18/3/2020), jumlah kasus di Singapura 266 kasus dengan 0 kematian.

Lantas bagaimana Singapura menangani penyebaran virus corona di negaranya?

Dikutip New York Times (17/3/2020), intervensi adalah kuncinya.

Selain itu penelusuran yang teliti, menjaga jarak sosial, dan karantina yang ditegakkan.

Semuanya dikoordinasikan oleh seorang pemimpin yang bertindak cepat dan transparan.

Singapura hanya butuh waktu 2 jam untuk mengungkap rincian pertama tentang bagaimana pasien tertular virus corona dan orang yang mungkin mereka infeksi.

Pemerintah dapat dengan mudah mengetahui:

  • Apakah mereka bepergian ke luar negeri?
  • Apakah mereka memiliki hubungan ke salah satu dari lima kelompok (kluster) penularan yang diidentifikasi di seluruh negara?
  • Apakah mereka batuk pada seseorang di jalan?
  • Siapa teman dan keluarga mereka, serta teman minum dan rekan mereka dalam beribadah?

Keterbukaan informasi