Katubi Masuk Tahanan Gara-gara Hina Profesi Perawat dan Dokter RSUD Soedomo Trenggalek

Katubi Masuk Tahanan Gara-gara Hina Profesi Perawat dan Dokter RSUD Soedomo Trenggalek

Terbaiknews - Katubitersangka kasus ITE di Kabupaten Trenggaleksaat mengikuti rilis di Mapolres TrenggalekRabu (18/3/2020). 

, TRENGGALEK - Polisi Trenggalek menangkap Katubi (33), warga Desa Pandean, Kecamaan Dongko.

Katubi disangka melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atas komentarnya di sebuah unggahan di salah satu grup media sosial Facebook.

Cerita awalnya, muncul sebuah unggahan surat terbuka di salah satu grup Facebook yang isinya mengkritik layanan RSUD dr Soedomo, pertengahan Februari lalu.

Unggahan itu lalu dikomentari oleh para netizen anggota grup, termasuk Katubi yang menggunakan akun bernama Farhanr Ubudillah

"Namun tersangka KTB (Katubi) berkomentar yang kontennya malah melanggar kesusilaan dan pencemaran nama baik.

Bahkan bermuatan penghinaan terhadap profesi perawat dan dokter," kata Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, dalam rilis tangkapan, Rabu (18/3/2020).

Katubi menulis komentar tak cuma sekali.

Setidaknya, polisi menemukan empat komentar yang muatan kontennya dinilai melanggar UU ITE.

"Tersangka mengunggah berkali-kali. Tiap ada netizen berkomentar mengingatkan, tersangka malah berkomentar dengan cara tidak baik," tambah Calvijn.

Secara khusus, kata dia, komentar yang Katubi tulis ditujukan kepada profesi keperawatan, kedokteran, dan institusi rumah sakit.