Eksekutor Sempat Tolak Tawaran Aulia Kesuma Bunuh Pupung Sadili, Keputusan Berubah saat Ketemu Aki

Eksekutor Sempat Tolak Tawaran Aulia Kesuma Bunuh Pupung Sadili, Keputusan Berubah saat Ketemu Aki

Terbaiknews - Tersangka pembunuh dan pembakaran suami serta anak tiri Aulia Kesuma melakukan rekonstruksi lanjutan di Polda Metro JayaJakartaSenin (9/9/2019). Aulia menjalankan tiga adegan pembakaran terhadap suaminya Edi Candra Purnama alias Pupung dan anak tirinya Mohammad Adi Pradana alias Dana. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNJAKARTA.COM- Dua eksekutor sewaan Aulia Kesuma untuk membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana alias Dana memberikan pengakuan saat sidang perdana, Kamis (6/2/2020).

Kusmawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng mengaku tak mengetahui niat Aulia Kesuma untuk membunuh suami dan anak tirinya.

Dalam persidangan, Agus yang berprofesi sebagai buruh tani itu mengaku merasa ditipu oleh seorang dukun bernama Aki, orang yang mengenalkannya kepada Aulia Kesuma.

Agus mengaku dihubungi oleh Aulia Kesuma untuk datang ke Jakarta dengan tujuan bekerja sebagai pembersih gudang rumah Aulia di Lebak Bulus.

Akan tetapi, setelah keduanya tiba di Jakarta, mereka justru diminta untuk membunuh Pupung Sadili dan Dana.

"Saya dijanjikan kerja itu kan kerja bersih gudang, bukan pembunuhan," kata Agus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020).

"Kalau pembunuhan saya gak mau," sambungnya.

Keduanya sempat menolak permintaan tersebut saat itu.

Namun Aulia Kesuma menyuruh anak kandungnya, Giovanni Kelvin membawa keduanya bertemu Aki wilayah Jakarta.

Ketika mereka bertemu Aki itulah Agus dan Sugeng mengaku merasa telah dihipnotis oleh Aki.

HALAMAN BERIKUTNYA...........