AS Kecewa dengan Transparansi Tiongkok soal Virus Korona

AS Kecewa dengan Transparansi Tiongkok soal Virus Korona

Terbaiknews - OA_show('Banner - Carpet Banner'); Begin Dable...
Begin Dable in-article Widget / For inquiries, [email protected]
End Dable in-article Widget / For inquiries, [email protected]

AMERIKA Serikat (AS) merasa kecewa oleh kurangnya transparansi dari Tiongkok mengenai wabah virus korona.

"Kami sedikit kecewa karena kami tidak diundang dan kami sedikit kecewa dengan kurangnya transparansi yang berasal dari Tiongkok," Larry Kudlow, Direktur Dewan Ekonomi Presiden Donald Trump, seperti dikutip dari Channel News ASia, Jumat (14/2).

Pekan lalu, Trump memuji Presiden Tiongkok Xi Jinping atas tanggaPAN pemerintahnya terhadap wabah yang secara resmi telah merenggut nyawa 1.367 orang dan menginfeksi 60.000 orang.

Korban Tewas akibat Virus Korona di Tiongkok Dekati Angka 1.500

Tetapi, Kudlow mengatakan bahwa pertanyaan yang tidak terjawab sedang memuncak dan tidak ada tanda-tanda kerjasama yang dijanjikan.

"Presiden Xi meyakinkan Presiden Trump bahwa Tiongkok ada di sana dan akan ada keterbukaan, mereka akan menerima bantuan kami," tambahnya.

"Kami lebih dari bersedia untuk bekerja dengan PBB (dan) WHO dalam hal ini dan mereka tidak akan membiarkan kami. Saya tidak tahu apa motif mereka. Saya tahu bahwa tampaknya semakin banyak orang menderita di sana," katanya.

"Apakah Politbiro benar-benar jujur pada kita?" tanyanya merujuk pada badan kepemimpinan tertinggi komunis Tiongkok.

Kudlow memperkirakan bahwa dampak ekonomi akan sangat minimal bagi AS. Tetapi, lanjutnya, ketakutan akan virus korona menciptakan ketidakpastian.

"Jika kita tidak mendapatkan informasi yang baik dari Tiongkok, sangat sulit bagi kita untuk membuat penilaian yang layak," katanya. (Channel News Asia/OL-1)

Mulai Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi [email protected] (in-article) Akhiri Dable in-article Widget / Untuk pertanyaan hubungi [email protected] (end in-article)
Source : https://mediaindonesia.com/read/detail/290033-as-kecewa-dengan-transparansi-tiongkok-soal-virus-korona